Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
898

KRI Pollux-935, Kekuatan Alutsista TNI Angkatan Laut Terbaru

Riezky Maulana , Jurnalis-Jum'at, 06 Agustus 2021 |01:03 WIB
KRI Pollux-935, Kekuatan Alutsista TNI Angkatan Laut Terbaru
Alutsista baru TNI AL, yakni KRI Pollux-395.(Foto:TNI AL)
A
A
A

JAKARTA - TNI Angkatan Laut (AL) memiliki kapal perang baru yang diberinama KRI Pollux-935. KRI tersebut merupakan buatan anak bangsa, PT Karimun Anugerah Sejati yang akan segera memperkuat jajaran Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal).

KRI tersebut telah melalui tahapan Shipnaming dan Delivery yang dihadiri Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono bertempat di Galangan PT. KAS, Batam, Kamis (5/8/2021).

Di kesempatan itu, Yudo turut mengukuhkan Mayor Laut (P) Tomy Ronaldy sebagai komandan KRI Pollux-935. Diketahui Mayor Tomy adalah perwira alumni Dikmapa PK TNI angkatan X Tahun 2003.

Baca Juga: TNI AL Ajak Nakes Tunggangi Ranpur Usai Bertugas di RSDC Asrama Haji

"Kapal ini nantinya akan dioperasikan Pushidrosal sebagai unsur bantu Hidro Oseanografi (BHO) sebagai Lembaga Hidrografi Nasional dan Pusat Informasi Geopasial Kelautan Indonesia. Semoga kehadiran KRI ini dapat menambah semangat dan menajamkan kemampuan TNI AL dalam melaksanakan tugas-tugas survei dan pemetaan laut," jelas KSAL dalam keterangan tertulis, Kamis (5/8/2021).

Dia memaparkan, pembangunan KRI ini memiliki makna yang sangat strategis bagi industri pertahanan nasional. Menurutnya, PT. KAS telah berhasil dalam pengembangan teknologi industri pertahanan yang mampu menjadi solusi dalam upaya mengurangi ketergantungan dari negara lain dalam pengadaan alutsista TNI AL di masa mendatang.

"Khususnya kapal-kapal BHO yang selama ini pengadaan dan pembangunannya dilakukan oleh galangan kapal luar negeri," ungkap dia.

Menurut Kasal industri pertahanan dalam negeri, dalam hal ini galangan kapal nasional harus mampu menciptakan inovasi-inovasi baru dan meningkatkan kemampuannya.

Tujuannya, tiada lain agar dapat berkompetisi di pasar global melalui peningkatan kapasitas produksi, manajemen serta teknologi modern agar mampu bersaing dengan kompetitor dari luar negeri.

“Kita tunjukkan kepada bangsa lain, bahwa kita mampu berdiri di atas kaki sendiri sambil terus mengejar ketertinggalan yang sudah terjadi selama ini. Bangsa Indonesia harus menjadi kompetitif dan mampu bersaing ditataran Internasional, termasuk dalam Industri perkapalan,” kata Yudo.

KRI Pollux-935 merupakan jenis kapal Patroli Cepat (PC) 40 meter yang memiliki spesifikasi panjang 45,50 meter, lebar 7,90 meter, tinggi 4,25 meter dan draft 2,20 meter. Kapal ini pun memiliki bobot seberat 220 ton.

Adapun Kecepatan maksimumnya adalah 27 knots, kecepatan jelajah 20 knots dan kecepatan ekonomis 15 knots. Kapal perang ini juga dipersenjatai meriam 30 mm dan 12,7 mm serta mampu mengangkut sebanyak 37 ABK.

Untuk diketahui, pemberian nama Pollux pada kapal tersebut berdasarkan nama bintang yang paling terang dan paling mudah dikenali dalam rasi bintang Gemini.

Turut hadir dalam kegiatan ini Koorsahli KSAL Laksda Robert Tappangan Asrena KSAL Laksda TNI Muhammad Ali Danlantamal IV Laksma TNI Indarto Budiarto Danguskamla Koarmada I Laksma TNI Haris Bima Bayu Seto, Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Sumantri K, serta sejumlah pejabat lainnya.

(Sazili Mustofa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement