Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Daftar 'Prank' di Berbagai Era Presiden, Mulai dari Soekarno hingga Jokowi

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Jum'at, 06 Agustus 2021 |13:29 WIB
Ini Daftar 'Prank' di Berbagai Era Presiden, Mulai dari Soekarno hingga Jokowi
Polemik sumbangan keluarga mendiang pengusaha Akidi Tio sebesar Rp2 triliun (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTAKasus sumbangan keluarga pengusaha mendiang Akidi Tio sebesar Rp2 Triliun di Sumatera Selatan (Sumsel) menarik perhatian banyak orang. Setelah diselidiki ternyata sumbangan itu dinyatakan hoaks atau tidak sesuai fakta yang ada.

Selain kejadian itu, ada beberapa hal serupa yang pernah terjadi di masala lalu. Berikut daftarnya diolah dari berbagai sumber oleh Tim Litbang MPI.

1. Zaman Soekarno

Sekitar 1958, nama Raja Idrus dan Ratu Markonah sempat mencuat. Keduanya “viral” lantaran dijamu Presiden Soekarno dengan sangat apik layaknya tamu kehormatan. Selain disambut langsung oleh Soekarno, keduanya juga mendapat kesempatan untuk menginap di hotel mewah secara gratis dan mendapat fasilitas mewah lainnya.

Hal ini bermula dari pengakuan Idrus yang mengaku sebagai raja kaya. Idrus dan Markonah lantas sepakat untuk mengarang cerita dan mengaku memiliki banyak kekayaan. Bahkan, akan membantu melepaskan Irian Barat yang ketika itu masih dibawah kekuasaan Belanda.

(Baca juga: Tim Internal Polri Masih Periksa Kapolda Sumsel Terkait Sumbangan Rp2 Triliun Akidi Tio)

Belakangan diketahui bahwa Idrus bukanlah raja. Ia hanya masyarakat biasa yang bekerja sebagai tukang becak di Sumatera Selatan. Akting Idrus dan Markonah berakhir saat sedang berkeliling di sebuah pasar di Jakarta. Ada seorang tukang becak yang mengenali Idrus. Nasib keduanya harus berakhir di penjara.

2. Zaman Soeharto

Fenomena ‘bayi mengaji’ sempat merebak pada masa kepemimpinan presiden Soeharto di tahun 1970. Ketika itu, seorang perempuan asal Aceh yang bernama Cut Zahara mengaku jika dirinya sedang mengandung bayi yang bisa mengaji. Kejadian ini menggemparkan banyak pihak, banyak pula masyarakat percaya.

Wakil Presiden RI ketika itu, Adam Malik bahkan sampai mengundang Zahara ke Istana Presiden. Zahara akhirnya dipertemukan langsung dengan Soeharto dan istrinya, Tien Soeharto. Rupanya, Bu Tien sudah menaruh curiga dan tidak mempercayai fenomena itu sama sekali.

(Baca juga: 5 Kabupaten/Kota Penyumbang Kasus Aktif Covid-19 Terbanyak, Depok Juara Disusul Bekasi)

Pihak kepolisian dan tim dokter dari RSPAD kemudian memeriksan Zahara. Faktanya, Zahara memang diketahui berbohong. Ia tidak sedang mengandung seorang bayi. Suara mengaji yang selama ini terdengar, ternyata berasal dari sebuah alat perekam yang disimpan di balik pakaiannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement