Dubes RI Ungkap Kondisi Wuhan Normal Tapi Prokes Ketat

Fahreza Rizky, Okezone · Sabtu 07 Agustus 2021 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 07 18 2452308 dubes-ri-ungkap-kondisi-wuhan-normal-tapi-prokes-ketat-YlgMC89JUS.jpg Ilustrasi (Foto : Reuters)

JAKARTA — Duta Besar Republik Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun mengatakan, kondisi Wuhan saat ini sudah kembali normal namun protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat. Sekadar informasi, Wuhan adalah kota pertama di China yang menjadi episentrum penularan virus corona atau Covid-19.

"Dua Minggu lalu saya ada konferensi digital di Wuhan, saya hadir sebagai pembicara di sana. Itu konferensi besar saya jalan-jjalan ke kota sudah back to normal tapi prokes," kata Djauhari saat menjadi narasumber dalam Polemik MNC Trijaya secara virtual, Sabtu (7/8/2021).

Ia mencontohkan, penerapan prokes ketat di Wuhan misalnya wajib masker saat sedang berada di tempat umum. Lalu health kit harus ditunjukkan ke petugas saat hendak masuk ke mal, restoran, atau tempat lainnya. Health kit ini di-scan dan berguna sebagai alat penelusuran atau tracing.

"Dengan berkembangnya varian baru lebih ketat. Kalau dulu (mau masuk ke suatu tempat) 10 pintu sekarang mungkin hanya dua pintu saja. Jadi terkontrol," jelas Djauhari.

Baca Juga : Kemendagri Ingatkan Pemda Update Data Laporan Penanganan Covid-19

Lebih lanjut, ia mengatakan pemerintah Cina memasifkan swab PCR atau testing Covid, mengakselerasi vaksinasi, dan memperketat prokes di tempat-tempat umum. Penutupan atau lockdown juga tidak dilakukan secara keseluruhan bila ditemukan suatu kasus.

"Misal ada kejadian satu hotel di situ, ya hotelnya di tutup di situ," tutur Djauhari.

Pemerintah Cina juga mengklasifikasikan daerah tertentu masuk dalam kategori risiko tinggi ataupun sedang. Pada daerah dimaksud maka pengetatan dilakukan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini