Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Vaksinasi Massal di Bogor, Wakapolri : Penyebaran Covid-19 Harus Diputus

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Sabtu, 07 Agustus 2021 |23:22 WIB
Vaksinasi Massal di Bogor, Wakapolri : Penyebaran Covid-19 Harus Diputus
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. (Foto : Ist)
A
A
A

BOGOR - Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono meninjau vaksinasi massal Covid-19 di Kampus Muhammadiyah, Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/8/2021).

Dalam sambutannya, Gatot mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi massal yang digagas Aliansi Mahasiswa Bogor berkolaborasi dengan TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

"Ini hal yang sangat baik. Adik-adik kita dari Aliansi Mahasiswa Bogor, BEM bersinergi dan berkolaborasi untuk mengadakan kegiatan vaksinasi massal. Ini menunjukkan kepedulian kita semua, bahwa Covid-19 memang nyata dan penyebarannya harus kita putus, kalau kita tidak segera memutus virus ini, tidak akan pernah selesai. Salah satu cara memutusnya dengan vaksinasi," ucap Gatot.

Gatot mengatakan perlu keterlibatan semua pihak untuk bisa menghadapi pandemi covid-19. Salah satu upayanya dengan kolaborasi percepatan vaksinasi.

"Tanpa ada keterlibatan semua elemen masyarakat tentunya kita tidak bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dulu di awal-awal kita lihat banyak orang yang tidak mau divaksin, masih banyak yang ragu, tapi sekarang antusias masyarakat untuk vaksin sangat tinggi. Ini semua berkat kerja keras kita semua, peran tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, aliansi mahasiswa beserta TNI, Polri dan Pemerintah bersatu padu," ucapnya.

Jenderal bintang tiga itu juga mengingatkan bagi masyarakat yang sudah disuntik vaksin tetap menerapkan protokol kesehatan. Karena, tujuan vaksinasi ini adalah membentuk herd immunity.

Baca Juga : Dinkes DKI Telah Tindaklanjuti Temuan BPK Terkait Pengadaan Masker N95

"Saya ingatkan bagi yang sudah divaksin pertama dan kedua jangan merasa aman, harus tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat. Tujuan vaksinasi adalah untuk herd immunity, untuk kekebalan komunitas harapannya, tapi bukan berarti yang sudah divaksin tidak akan terpapar, tetapi kalau sudah divaksin pada umumnya yang terpapar, dia tidak akan terlalu parah dan akan cepat sembuhnya, yang penting tetap jaga protokol kesehatan," kata Gatot.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang digagas mahasiswa ini. Pasalnya, Kabupaten Bogor memang mendapat target paling tinggi untuk vaksinasi di Indonesia.

"Untuk itu kita gencar melakukan vaksinasi massal. Kita rutin melakukan vaksin di 101 Puskesmas yang kita punya, kita juga rutin melakukan vaksin di 40 Kecamatan yang dilaksanakan setiap hari Senin dan Rabu. Di luar itu Pemkab Bogor bersama Polres, Kodim, Kejari bersama-sama melakukan vaksinasi massal yang salah satunya dikunjungi oleh Bapak Presiden di Stadion Pakansari, saat itu kita sehari sekitar dua belas ribu kita vaksin, Alhamdulillah tercapai dan beres," ujar Burhanudin.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement