Wanita Ini Melahirkan 9 Bayi, Habiskan 100 Popok dan 6 Liter Susu Sehari

Susi Susanti, Koran SI · Senin 09 Agustus 2021 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 09 18 2453037 wanita-ini-melahirkan-9-bayi-habiskan-100-popok-dan-6-liter-susu-sehari-tzI9P4ediV.jpg Wanita ini melahirkan 9 bayi, habiskan 100 popok dan 6 liter susu sehari (Foto: Copyright unknown)

MAROKO - Seorang ibu pemecah rekor yang melahirkan sembilan bayi yang baru lahir telah mengakui bahwa dia hanya memperkitakan hanya tujuh bayi awalnya.

Halima Cisse, 26, secara alami mengandung bayi kembar dan melahirkan di Casablanca, Maroko pada 5 Mei. Dia menghabiskan 100 popok dan enam liter susu sehari.

Ibu baru itu mengatakan kepada MailOnline bahwa dia mengalami "kejutan total" ketika "melahirkan bayi yang tak kunjung habis” saat operasi caesar. 

Bayi-bayi tersebut lahir dengan berat yang setara dengan sepotong roti dan sebotol air liter dan segera ditempatkan di inkubator di unit perawatan intensif klinik Ain Borja.

Sebuah tim yang terdiri dari 35 dokter dan perawat sejak itu merawat sembilan bayi sepanjang waktu, dengan ibu mereka yang kelelahan. Halima, menghabiskan setengah jam bersama mereka beberapa kali sehari untuk 'bonding'. Lalu setelah satu bulan, Cisse kehabisan ASI.

(Baca juga: Viral, Wanita Ini Melahirkan Tercepat di Dunia, Hanya 27 Detik)

"Sungguh mengejutkan ketika saya mengetahui bahwa saya memiliki sembilan bayi karena saya pikir itu akan menjadi tujuh,” terangnya.

"Ketika bayi-bayi itu keluar, ada begitu banyak pertanyaan yang terlintas di benak saya. Saya sangat menyadari apa yang sedang terjadi dan sepertinya ada aliran bayi yang keluar dari saya tanpa henti,” lanjutnya.

"Kakak perempuan saya memegang tangan saya, tetapi yang bisa saya pikirkan hanyalah bagaimana saya akan menjaga mereka dan siapa yang akan membantu saya?,” ungkapnya.

Halima mengungkapkan kepada MailOnline bahwa dia masih belum pulih usai melahirkan selama tiga bulan.

(Baca juga: Suami Wanita yang Klaim Melahirkan 10 Bayi Kembar Ingin Istrinya Bebas dari Rumah Sakit Jiwa)

Selama kehamilannya, dia dipindahkan dari rumahnya di Mali, tempat dia tinggal bersama suaminya Arby, ke Maroko untuk perawatan spesialis.

Pasangan itu diberitahu oleh dokter di Mali bahwa tujuh bayi mereka memiliki peluang kurang dari setengah untuk bertahan hidup.

Akibatnya, Presiden Transisi Mali Bah N'Daw berharap untuk meningkatkan peluang dengan memerintahkan pemindahan Cisse ke utara benua itu.

Pemerintah Mali dilaporkan telah menghabiskan 1 juta poundsterling (Rp20 miliar) untuk memastikan bayi menerima perawatan terbaik, yang diperkirakan akan berlanjut selama dua bulan lagi.

"Ini banyak pekerjaan dan saya masih merasa sangat lemah. Kehamilan saya sangat sulit, dan saya perlu banyak istirahat,” ungkapnya.

"Melahirkan satu anak sudah cukup sulit, tetapi memiliki sembilan anak tidak terbayangkan. Sungguh menakjubkan jumlah pekerjaan yang harus dilakukan dalam merawat mereka. Saya berterima kasih kepada tim medis yang melakukan semua kerja keras dan Pemerintah Mali untuk mendanai ini,” tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini