JAKARTA - Melalui akun Instagramnya Ustadz Yusuf Mansur mengunggah ulang postingan video wawancara Presiden Pertama Indonesia Soekarno, Senin (9/8/2021).
Dalam video tersebut, Soekarno menyatan dirinya sebagai salah satu anak bangsa yang merasakan betul penajajah yang beralngsung di Indonesia. Sehinggam dia bertekad untuk terus melawannya.
"Saya adalah anak bangsa yang menderita karena kolonialisme selama 350 tahun. Itu bukan waktu yang singkat. Pengalaman kami itu, sangat tidak bisa diterima. Saya bicara pada PBB 7 tahun lalu, imperialisme belum mati, dia hanya berbaring," kata Bung Karno dalam video tersebut.
Belum jelas betul kapan wawancara itu berlangsung. Tapi yang pasti, Soekarno menakankan bahwa Imperialisme belum mati, dia hanya berbaring dan akan bangkit lagi.
"Saya sendiri atas kehendak Tuhan, akan terus menentang imperialisme. Karena kita punya pengalaman 350 tahun. Apa atinya dijajah? Mejadi bangsa kuli di antara bangsa lain. Menjadi bangsa yang dilarang menyebut namanya sendiri. Ya, dulu kita dilarang untuk menyebut nama kita sendiri Indonseia. Itu hal yang tabu saat itu," ujarnya.
Kala itu, Bung Karno mengatakan, dirinya dan Indonesia tidak sendirian menentang penjajahan, banyak bangsa lain yang juga menentang hal tersebut.
"Siapa yang menentang imperialisme itu? bukan sukarno sendiri, bukan Indonesia sendiri, tapi banyak gerakan di dunia, yang juga menentang imperialisme. The New Emerging Forces (NEFO),"
Untuk diketahui The New Emerging Forces merupakan penyambung gagasan Presiden Soekarno untuk membentuk suatu kekuatan baru dan mentransformasikan ideologi pancasila ke berbagai belahan dunia.

Baca Juga : Viral Petugas Pemakaman Pakai APD Lengkap Masuk ke Liang Kubur
Penjajahan Zaman Sekarang
Selaku pengunggah video Ustadz Yusuf Mansur pun setuju dengan apa yang disampaikan Bung Karno. Sampai sekarang masih ada penjajahan dengan bermacam bentuknya, di mana-mana, termasuk di lingkungan sendiri dalam bentuk seluas-luasnya.
"Misal, malah diri kita sendiri, sedang dijajah. Dijajah syahwat jelek, dijajah syetan, dijajah amarah... Dijajah kemalasan... Dijajah kelemahan2 diri, itu yg diajukan dan dimajukan... dijajah ketidakmauan mikir, gerak dan usaha," tulis Ustadz Yusuf Mansur.
Ustadz Yusuf Mansur mengatakan, saat ini banyak orang yang bawaannya dihalang-halangi untuk melakukan hal positif. Padahal, si penghalang itu adalah diri sendiri yang enggan untuk bergerak.