Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Stutterheim, Kepala Arkelog Belanda yang Telusuri Kerajaan Majapahit

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 10 Agustus 2021 |06:31 WIB
Kisah Stutterheim, Kepala Arkelog Belanda yang Telusuri Kerajaan Majapahit
Situs peninggalan kerajaan Majapahit (foto: istimewa)
A
A
A

Teka-teki inilah yang membuat tiga orang peneliti, pada 2008, berkolaborasi untuk menemukan lokasi Keraton Majapahit berdasarkan denah Stutterheim dengan dibantu berbagai sarana pelacakan terkini. Mereka adalah Amrit Gomperts seorang peneliti manuskrip kuno, Arnoud Haag yang ahli di bidang hidrologi dan irigasi, serta sejarawan Peter Carey.

Sayangnya, Stutterheim tidak sempat menyaksikan hasil penelitiannya dipublikasikan. Dia meninggal 1942 karena pendarahan pembuluh darah di kepala. Catatan penelitiannya sendiri baru dipublikasikan pada 1948, kendati penelitian itu sebenarnya sudah selesai pada 1941.

Baca juga:  Cerita Majapahit Serang Lumajang Demi Air di Ranu Klakah

Rekonstruksi Stutterheim dia dasari dari terjemahan dan interpretasi dia terhadap deskripsi yang ditulis oleh Prapanca dalam Negarakretagama. Stutterheim menggabungkan interpretasi itu dengan pengetahuan dia yang luas tentang arsitektur keraton Jawa dan Bali.

Dia berargumen bahwa rancangan Keraton Yogyakarta dan Puri Klungkung berasal dari Keraton Majapahit. Tetapi dalam paparannya dia tidak mau mengungkap dengan detil lokasi dia melakukan penelusuran dan perbandingan jejak arsitekturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement