JAKARTA - Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan bahwa gempa berkekuatan Magnitudo (M) 5,2 (sebelumnya disebutkan M5,3) yang mengguncang Padang Lawas Utara (Paluta) dipicu adanya aktivitas sesar aktif.
Adapun pusat gempa berlangsung di darat. Episenter terletak pada koordinat 1,41° Lintang Utara dan 99,41° Bujur Timur, tepatnya di darat pada jarak 16 km arah timur Padangsidempuan dengan kedalaman 15 km.
"Gempa ini merupakan jenis gempa kerak dangkal. Gempa ini dikenal sebagai shallow crustal earthquake akibat dipicu aktivitas sesar aktif yaitu Sesar Besar Sumatera (The Great Sumatra Fault Zone) tepatnya pada Segmen Toru," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (11/8/2021).
Baca juga: Gempa M 5,3 Padang Lawas Utara, Masyarakat Sempat Ketakutan
Daryono menambahkan, gempa dipicu sesar geser. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan mendatar/geser menganan (dextral strike slip fault).
"Hasil analisis ini sesuai dengan karaktersistik mekanisme sumber gempa Sesar Besar Sumatra," jelas dia.
Ia menambahkan, guncangan gempa dirasakan sangat kuat mulai dari Aek Godang, Batang Toru, dan Padang Sidempuan mencapai skala intensitas IV-V MMI yang dirasakan oleh semua penduduk.
Baca juga: Rentetan Gempa Guncang Busur Jawa Dalam Sepekan, Berikut Fakta-faktanya
"Bahkan banyak warga yang berlari berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Gempa ini juga dirasakan di Padang Lawas dan Tapanuli Tengah dalam skala intensitas II-III MMI," ujarnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.