Sebelum musim Pamdemi Covid, jelas dia, Bungker tersebut sempat jadi alah satu tujuan objek wisata sejarah di sekitar Majalengka Kota. Beberapa pelajar, tercatat pernah berkunjung ke Bungker itu.
“Setelah dihajar Pandemi, ya begini lagi. Kami dari Grumala sempat bikin papan nama di pinggir jalan. Untuk akses ke sini, memang masih belum terbuka secara leluas,” papar dia.
Terkait pembangunan sendiri, jelas Naro, berdasar keterangan warga yang menjadi saksi pembuatan Bungker, terdapat kisah menggelitik. Saksi sendiri sata ini usianya mendekatai 100 tahun.
“Mereka yang bekerja untuk membangun ini, sebenarnya ada gaji yang disediakan. Namun, tidak sampai ke tangan mereka. Bapak itu, yang saksi itu nyebutnya ‘Gajinya dicatut.’ Kalau istilah sekarang mah, dikorupsi mereun. Ya info catut itu, udah tersebar di kalangan pekerja saat itu, tapi nggak berani nanya,” papar dia. (din)
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.