Proses penguburan lalu dilakukan Kamis 12 Agustus 2021 malam. Ketika jenazah tiba, pihak keluarga juga dilarang membuka peti. Proses penguburan hingga selesai juga dilakukan sesuai prosedur penanganan Covid-19.
Namun, tiba-tiba sekitar dua jam kemudian, datang perwakilan keluarga dusun sebelah yang menyatakan jenazah tertukar. Seketika semua warga desa dibuat gempar.
Selamet lalu berusaha melakukan konfirmasi ke RS Sanglah. "Dan benar, kami mendapatkan informasi dari Sanglah kalau jenazah yang dikubur salah alias tertukar," ujar dia yang mengaku sempat syok dengan kejadian itu.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.