Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Taliban Kuasai Afghanistan, Gubes UNS Nilai Ada Kaitan dengan Lemahnya Joe Biden

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 17 Agustus 2021 |20:34 WIB
Taliban Kuasai Afghanistan, Gubes UNS Nilai Ada Kaitan dengan Lemahnya Joe Biden
Guru Besar UNS Prof Istadiyantha (Foto: Dok UNS)
A
A
A

Adapun, AS juga menuduh Al-Qaeda yang dipimpin Osama bin Laden sebagai otak dari serangan pesawat mematikan yang menghancurkan menara World Trade Center (WTC) di New York dan Pentagon di Virginia. Walaupun kebenaran atas tuduhan AS kepada Al-Qaeda sebagai pelaku peledakan WTC juga menjadi polemik yang pro dan kontra sampai saat ini.

Istadiyantha menambahkan, ketika Taliban menolak menyerahkan Osama bin Laden kepada AS, negeri Paman Sam akhirnya menyerbu Afghanistan dan pada tahun 2001 Afghanistan berhasil dikuasai oleh AS.

“Saat itu Mullah Omar (pemimpin Taliban dan merupakan kepala negara Afghanistan dari 1996 sampai 2001) dan para pendukungnya berlindung di Pakistan. Selama 20 tahun AS menduduki Afghanistan dan perlindungan AS ini akan berakhir pada 31 Agustus 2021,” jelas Istadiyantha.

Dengan ditariknya pasukan AS dari Afghanistan, Istadiyantha menilai momentum ini rupanya digunakan oleh Taliban untuk menguasai kembali Afghanistan, di saat militer AS berangsur-angsur meninggalkan negara tersebut.

Selain itu, ia juga mengatakan, keberhasilan Taliban menguasai Afghanistan tidak dapat dilepaskan dari pandemi Covid-19 yang hingga kini masih melanda dunia. Istadiyanta mengungkapkan, hingga kini nampaknya belum ada sinyal perdamaian di antara kedua belah pihak. Ia mengatakan, akan terus memantau dinamika antara Afghanistan-Taliban hingga beberapa waktu yang akan datang.

Taliban yang pada dekade perang melawan invasi Rusia adalah menjadi anak didik CIA AS untuk mengusir Rusia atas dukungan AS.

Tetapi saat ini ada isu santer bahwa Rusia membantu pendanaan bagi aksi Taliban baru-baru ini. Adapun isu lain yang menyudutkan Taliban bahwa pemerolehan dana Taliban yang lain berasal dari bisnis narkoba dan perampokan perlu diteliti lebih lanjut.

“Drama pendudukan Taliban atas kekuasaan Afghanistan ini masih berlangsung dan terus akan ada berita secara dinamis perkembangan terbaru, sehingga terlalu dini untuk memberikan kesimpulan terlalu dini. Apalagi pihak Taliban yang sekarang sedang berjuang terus untuk menguasai Afghanistan,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement