Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Akademisi USU: Teknologi dan SDM Penentu Keberlanjutan FE Humbahas

Karina Asta Widara , Jurnalis-Rabu, 25 Agustus 2021 |11:58 WIB
Akademisi USU: Teknologi dan SDM Penentu Keberlanjutan FE Humbahas
Foto : Dok Okezone
A
A
A

"Konservasi lahan dan air sangat penting diperhatikan. Teknologi irigasi hemat air seperti irigasi tetes yang saat ini mulai diinisiasi oleh pengelola kawasan, bisa saja diterapkan karena teknologi tersebut bisa menghemat biaya tenaga kerja," ucapnya.

Lembaga riset, badan litbang dan perguruan tinggi disebutnya bisa menjadi agen penting untuk mendorong pengembangan teknologi pangan di kawasan rintisan Food Estate.

"Terlebih untuk komoditi hortikultura yang secara karakter memang padat modal dan padat teknologi," ujar Noverita.

Berdasarkan pengamatan di lapangan di lokasi FE Desa Ria Ria, saat ini beberapa petani tengah mempersiapkan penanaman untuk musim tanam kedua. Sebagian lahan sudah ditanami berbagai komoditas seperti kentang, bawang merah, kubis, cabai dan jagung.

Menurut penuturan salah seorang petani yang ikut program Food Estate, Jhonles Lumban Gaol mengaku hasil panen di musim pertama lumayan bagus. Bahkan dirinya bisa menjual hasil panen bawang merahnya dalam bentuk benih.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement