Sempat Minta Tolong, Pemuda Ini Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Tritus Julan, Koran SI · Rabu 25 Agustus 2021 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 519 2460614 sempat-minta-tolong-pemuda-ini-tewas-bersimbah-darah-di-pinggir-jalan-EwaICjebpz.jpg Seorang pemuda tewas di pinggir jalan dengan luka tusuk di perut (Foto: iNews)

MOJOKERTO - Dengan luka tusuk di perutnya, Rizki Apdianto (28) tewas mengenaskan di pinggir jalan Dusun Kraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Ia sempat minta tolong pada warga sebelum tewas, diduga Rizki sebagai korban pembunuhan.

Informasi yang dihimpun, warga Dusun Bandaran, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang itu awalnya diketahui berlari dari kebun bambu di belakang rumah warga dalam kondisi bersimbah darah. Ketika itu, Rizki juga berteriak minta tolong.

“Saya mendengar teriakan minta tolong, tapi saya tidak langsung keluar. Setelah warga berdatangan, saya baru keluar saat itu korban sudah tergelatak. Kalau kejadiannya sekitar pukul 14.45 WIB," kata Yuni salah seorang warga di lokasi kejadian, Selasa (24/8/2021).

Rizki yang mengenakan celana jeans dan kaos warna biru itu kemudian diketahui tergeletak di bawah pohon ditepi jalan. Di lokasi itu, dia menghembuskan nafas terakhir. Diperkirakan korban tewas akibat luka tusuk pada bagian dada sebelah kiri.

"Tidak lama kok saya dengar teriakan itu, lalu saya mau ngantar anak. Tau-tau korban ini sudah tergeletak di depan situ (pagar warga berwarna hitam)," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Temon Sunardi mengatakan, dari keterangan pihak keluarga korban, Rizki awalnya diminta mengambil uang di bank yang ada di wilayah Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Sekira satu jam kemudian, korban mengaku berada di Dusun Ngelinguk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan. “Tau-tau udah putus (sambungan) telepon itu, dan ketemunya di sini," katanya.

Baca Juga : Juru Parkir Ditemukan Tewas di Dalam Rumah

Sunardi sendiri tidak tahu pasti dimana Rizki saat berada di Dusun Ngelinguk, Desa Temon. Sebab, saat bertelepon Rizki sendiri tidak menjelaskan dirinya bersama siapa. Sebab, sambungan ponsel itu lebih dahulu terputus sebelum Rizki memberikan penjelasan lebih rinci hingga akhirnya ditemukan tewas.

Sementara itu, Kapolsek Trowulan, Kompol Imam Mahmudi membenarkan ada luka pada tubuh Rizki. Namun dirinya belum dapat memastikan luka tersebut berasal dari mana. Sejauh ini, petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap jasad Rizki.

"Kami belum bisa menyampaikan terkait luka pada tubuh korban, nanti disampaikan rekan-tekan tim identifikasi. Karena (kasus pembunuhan) ini nanti juga diambil alih oleh Satreskrim Polres Mojokerto untuk penyidikannya," ujarnya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya sandal serta handphone milik korban. Sementara dari keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi, korban sebelumnya pergi ke warung yang tidak jauh dari lokasi tewasnya Rizki.

"Kalau dari belakang rumah, kemungkinan ditusuk atau ditikamnya di belakang rumah. Namun kemudian dia (korban) lari ke depan rumah lalu terjatuh di Jalan Kraton, Desa Temon ini," katanya.

Sementara untuk kendaraan yang digunakanan korban, sejauh ini masih dalam pencarian pihak kepolisian. Saat ini, jasad Rizki sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Pusdik Sabhara, Porong, Sidoarjo untuk dilakukan autopsi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini