Kepala Polisi Thailand Diburu Usai Video Penyiksaan dan Pembunuhan Viral

Susi Susanti, Okezone · Kamis 26 Agustus 2021 06:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 26 18 2461254 kepala-polisi-thailand-diburu-usai-video-penyiksaan-dan-pembunuhan-viral-wE5Zz50lTQ.jpeg Kepala polisi diburu usai video pembunuhan dan penyiksaan viral (Foto: Facebook)

THAILAND - Para penyelidik di Thailand sedang memburu seorang kepala polisi yang sekarang dipecat setelah sebuah video menjadi viral yang menunjukkan penyiksaan dan pembunuhan seorang tersangka narkoba.

Polisi menggeledah kawasan mewah Thitisan Utthanaphon di Bangkok - yang dikenal luas dengan julukan "Jo Ferrari". Dia dan enam orang lainnya dituduh atas insiden fatal awal bulan ini.

Rekaman CCTV yang diposting online tampaknya menunjukkan tersangka diperintahkan untuk membayar USD60.000 (Rp864 juta) agar dakwaan dibatalkan sebelum dia dicekik dengan kantong plastik.

Pada Rabu (25/8) penggeledahan rumah kepala polisi di Bangkok menemukan 13 mobil mewah.

Sehari sebelumnya Thitisan, 39, dipecat sebagai inspektur polisi di Nakhon Sawan, 250 km (150 mil) utara Bangkok, setelah video itu menimbulkan kemarahan.

(Baca juga: Taliban Tunjuk Tokoh-Tokoh Lama Jadi Menteri Afghanistan)

Rekaman itu, yang dilaporkan diposting oleh seorang perwira junior, menunjukkan beberapa polisi membungkus kepala seorang pria yang ditangkap karena menjual pil metamfetamin dengan kantong plastik.

Menurut laporan setempat, penyiksaan terjadi setelah tersangka diberitahu untuk menggandakan suap yang telah disepakati untuk pembebasannya dan pacarnya.

(Baca juga: Wanita Afghanistan Kini Diminta Kenakan Chadari, Bukan Burqa)

Video itu menunjukkan upaya untuk menghidupkan kembali pria itu, tetapi dia meninggal karena mati lemas. Petugas itu diduga menyuruh bawahannya untuk mencantumkan penyebab kematian sebagai overdosis obat.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini