Festival ini akan digelar pada 23-25 September 2021 mendatang dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, lho! Tak perlu khawatir, Anda juga dapat menyaksikannya secara virtual. Nah, sambil menanti kemeriahan festival ini, tak ada salahnya jika Anda berburu produk kreatif khas Jambi, seperti batik, gelang sebelik sumpah, berbagai produk anyaman, serta kerajinan logam. Cek media sosial pelaku usaha lokal atau e-commerce yang ada #DiIndonesiaAja, ya!
3. Festival Isen Mulang (Kalimantan Tengah)

Lawang Sakepeng di Festival Isen Mulang. (Foto: Istimewa)
Foto diambil sebelum pandemi Covid-19
Festival Isen Mulang biasanya digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kalimantan Tengah setiap tahunnya. Nama Isen Mulang sendiri berasal dari Bahasa Dayak Ngaju yang berarti pantang mundur.
Festival ini berawal dari perlombaan sederhana hingga akhirnya kini menjadi pagelaran budaya yang megah. Namun, Anda tetap dapat menemukan beberapa perlombaan tradisional, seperti lomba Karungut, Manyipet, Malamang, Balogo, dan lain sebagainya.
Ada pula lomba Jukung Hias yang tak pernah gagal menarik perhatian masyarakat. Lomba ini mengharuskan peserta untuk menghias perahu khas Suku Dayak untuk dipamerkan di sungai dan jembatan Kahayan di Palangka Raya.
Tak ketinggalan, lomba Lawing Sakepeng yang menampilkan berbagai gerakan atraksi bela diri khas serta berbeda tergantung tempat tinggalnya masing-masing. Sementara itu, Sepak Sawut merupakan sepak bola api yang menjadi tradisi masyarakat suku Dayak. Sayangnya, pada tahun ini, Festival Isen Mulang belum bisa dilaksanakan. Tidak perlu bersedih, Anda bisa menonton ulasan sebelumnya tentang festival ini secara virtual, ya!
Sambil belajar tentang festival budaya di Palangka Raya, Anda juga bisa #BeliKreatifLokal secara online berbagai produk ekonomi kreatif khas daerahnya, lho! Seperti topi kulit kayu, akseseori dan pernak-pernik dari manik-manik, hingga kain batik. Buka gadget Anda, lalu pesan melalui berbagai platform digital.
4. Festival Bau Nyale (Nusa Tenggara Barat)

Parade Putri Mandalika di Festival Bau Nyale 2017. (Foto: Okezone/ Tentry Yudvi)
Foto diambil sebelum pandemi Covid-19