Miris! Kakek Ini Sebatang Kara di Gubuk Reot Tengah Hutan, Berpuluh Tahun Ditinggal Keluarga

Iman Jaya Lase , RCTI · Jum'at 03 September 2021 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 03 608 2465667 miris-kakek-ini-sebatang-kara-di-gubuk-reot-tengah-hutan-berpuluh-tahun-ditinggal-keluarga-x02fr6PWVj.jpg Foto: Iman Jaya

NIAS - Kakek bernama Sabarudi Gea alias Ama Nibe (6)), warga Desa Fulolo Saloo, Kecamatan Sitoluori, Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara sudah puluhan tahun hidup sebatang kara. Ironisnya lagi, dia tinggal di gubuk miliknya seluas dua kali dua meter dalam hutan, jauh dari permukiman warga. 

Bukan tak memiliki istri dan anak, tetapi sang kakek ini ditinggal pergi oleh keluarganya yang telah jauh merantau di luar daerah Pulau Nias. Selama puluhan tahun, sang kakek belum pernah dikunjungi keluarganya. 

Padahal sang kakek sangat merindukan berkumpul dengan keluarga di usianya yang semakin tua dan sering sakit-sakitan.

Foto: Iman Jaya

“Mereka merantau di perusahaan di Riau, sudah lebih sepuluh tahun,” ujar sang kakek.

Puluhan tahun telah dijalaninya hidup seorang diri di gubuknya yang sangat memprihatinkan ini, walaupun tanpa keluarga. Kakek Ama Nibe mencari nafkah di kebun miliknya untuk menyambung hidup hari ke hari. Untunglah dia sempat mendapat bantuan sosial tunai sejak pandemi Covid-19.

Baca juga: Tagih Utang, Pria Mabuk Acungkan Clurit dan Nekat Bawa Kabur Motor

Kondisi gubuknya yang tidak layak ditempati tidak menurunkan semangatnya untuk mencari nafkah dan memasak makanannya sendiri, tanpa bergantung dari keluarganya yang telah lama jauh meninggalkannya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini