Dia menyebut aliran Kali Cilemahabang hingga kini masih dipergunakan warga sekitar sebagai sarana pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari. Apalagi, kata dia, masyarakat masih mencuci baju, beras, perabotan rumah tangga, bahkan mandi di sungai ini karena memang sumber air utama warga di Cikarang.
Sementara warga Kampung Cabang Desa Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia, terpaksa memanfaatkan air dari aliran Sungai Cilemah Abang yang tercemar limbah perusahaan untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Seperti untuk mandi, mencuci piring, pakaian, dan untuk kebutuhan lainya.
Sejumlah warga terlihat sedang asik mandi di aliran Sungai Cilemah Abang dengan kondisi airnya hitam dan berminyak. Tidak hanya itu, aliran sungai juga dipenuhi oleh sampah.
”Kami setiap hari mandi di aliran sungai ini, termasuk mencuci piring maupun pakaian. Sebab tidak ada sumur,” kata Manyai (85), warga sekitar.
Menurut dia, kondisi air yang berwarna hitam pekat dan dipenuhi sampah ini sudah terjadi sejak lama. Namun kata Manyai, saat hujan turun air akan terlihat bening dan terkadang mengeluarkan aroma tidak sedap. Bahkan, jika terkena mata sangat perih.
”Kami berharap air dari saluran Sungai Cilemahabang ini bisa bersih tanpa adanya limbah,” ucapnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.