Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Panglima TNI dan Kapolri Bersinergi untuk Mengubah Pandemi Menjadi Endemi

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 08 September 2021 |16:06 WIB
 Panglima TNI dan Kapolri Bersinergi untuk Mengubah Pandemi Menjadi Endemi
Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Listyo di Kalbar (Foto : Puspen TNI)
A
A
A

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, memimpin rapat dengan Forkopimda Kalimantan Barat terkait penanganan Covid-19 dan vaksinasi di Kalimantan Barat. Bertempat di Aula Makodam XII/Tanjungpura, Rabu (8/9/2021).

Kegiatan diawali penjelasan dari Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, yang menjelaskan tentang Penanganan pandemi Covid-19 di wilayah Kalimantan Barat.

Baca juga:  Jokowi Ingatkan Pengusaha Pandemi Covid-19 Belum Berakhir

Menurut Sutarmidji, berdasarkan data Kemenkes RI (7/9/21), saat ini Kalimantan Barat terdapat 629 kasus aktif. Dengan rincian secara keseluruhan kasus konfirmasi 37.493 Orang, kasus sembuh 35.878 Orang dan Meninggal 986 Orang.

Kemudian disampaikan juga bahwa penanganan Pandemi Covid-19 di wilayah Kalbar juga tak lepas dari sinergitas TNI Polri, Pemerintah Daerah, Dinas kesehatan maupun masyarakat.

Baca juga:  Kasus Covid-19 Menurun, Panglima TNI: Kita Boleh Bersyukur, Namun Jangan Lengah

Sementara Ka BNPB menambahkan, bahwa penerapan Protokol kesehatan diantaranya menggunakan masker, sama halnya dengan kita menggunakan payung disaat hujan. Meski payung tak bisa menghentikan hujan, namun dapat menghindari dari basahnya air hujan.

Menganggapi penjelasan Gubernur Kalbar, Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Kalbar dan semua elemen, karena dapat mengendalikan pandemi Covid-19 termasuk diantaranya pelaksanaan disiplin Protokol kesehatan dan serbuan vaksinasi.

"Saat ini kasus covid-19 di Indonesia telah mengalami penurunan. Itu semua berkat kerja keras semua pihak, di 34 Provinsi, namun tetap jangan lengah," kata Panglima TNI.

Panglima TNI juga menekankan agar pelaksanaan Tracing kontak erat di Kalbar perlu diperkuat serta perlu memperkuat upaya penanganan secara sinergis dan serius sesuai kondisi wilayah masing-masing, serta pentingnya mengedukasi masyarakat agar mau dirawat di isoter guna mencegah perburukan kondisi kesehatan pada pasien.

"Saya mohon bantuan kepada Pangdam XII/Tanjungpura dan Kapolda Kalbar untuk terus membantu Pemerintah Daerah untuk mengatasi Pandemi Covid-19 ini menjadi Endemi, kita harus optimis. Pahami dengan cermat data data yang ada sehingga kita bisa mengambil keputusan dengan tepat," tegasnya.

Terkait vaksinasi, Panglima TNI menyampaikan, bahwa Pemda bersama instansi terkait, TNI-Polri, BNPB, Kemenkes harus meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam manajemen vaksinasi termasuk diantaranya memperkuat nakes untuk vaksinasi.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement