Debt Collector Rampas Mobil Sopir Taksi Online di Jalan, Polisi Turun Tangan

Faisal Mustafa, Koran SI · Kamis 09 September 2021 07:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 609 2468485 debt-collector-rampas-mobil-sopir-taksi-online-di-jalan-polisi-turun-tangan-xSEpUoPgZG.jpg Sopir taksi online lapor polisi lantaran mobilnya dirampas debt collector di jalan (Foto : Sindo)

MAKASSAR - Seorang pengemudi taksi online bernama Rober Sattu (44) mengaku jadi korban perampasan kendaraan oleh beberapa pria diduga debt collector di Jalan Dr Leimena, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Selasa 7 September 2021, siang.

Aksi perampasan tersebut terekam dalam video berdurasi 1 menit 54 detik di beberapa grup WhatsApp wartawan. Dalam video itu, nampak tiga orang berbadan kekar terlibat adu mulut dengan Rober. Salah satu pria di video tersebut, terlihat mengambil paksa kunci mobil sembari menunjukkan surat.

Terkait hal itu, Kapolsek Manggala, Kompol Supriady Idrus membenarkannya. Menurutnya, surat yang dibawa para pria itu adalah surat dari pembiayaan. Kasus tersebut kini tengah diselidiki jajarannya. "Sudah ada laporan polisinya, sementara kita kejar terlapornya," ucapnya, Rabu 8 September 2021.

Dia menyebutkan, pelapor bersikukuh mempertahankan mobil merek Daihatsu Xenia dengan nomor polisi DD 1848 ST, karena menganggap belum ada putusan pengadilan ihwal masalah tunggakan mobil di salah satu pembiayaan di Makassar.

Baca Juga : 6 Pencurian Motor yang Jadi Viral, Ada yang Bawa Pistol

Menurut Edhy, sapaan akrab Kapolsek, kejadian dalam video itu berlangsung pada pukul 14.00 Wita. Adu mulut antara Rober dan tiga orang pria diduga debt collector tersebut sempat memacetkan arus lalu lintas. "Karena itu kan jalan satu arah, baru dekat pasar yah macet," ujarnya.

Edhy menyebut, dalam peristiwa itu, korban sempat mengalami luka lecet di bagian jarinya. "Karena pelapor ini mempertahankan kunci mobilnya, jempol kanannya luka. Sekarang kita tangani, anggota Unit Reskrim sudah bergerak menyelidiki debt collector itu," jelasnya.

Dari informasi yang diterima, ketiga pria itu bekerja di salah satu pembiayaan yang berkantor di Jalan Urip Sumoharjo. "Identitasnya sudah kita ketahui, inisial ARC, FR dan SJY. Tinggal tunggu waktu saja, Inshaallah terungkap," ungkap Mantan Kapolsek Rappocini ini.

Edhy mengimbau kepada masyarakat yang merasa mengalami kasus serupa untuk dapat melaporkan ke pihak kepolisian. "Karena sesuai instruksi pimpinan segala bentuk premanisme harus dibasmi. Tidak ada tempat untuk preman-preman berkedok debt collector di Indonesia, khususnya Makassar," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini