Biarawati Ini Menari dengan Tengkorak Manusia dan Anjing di Samping Kuburan

Vanessa Nathania, Okezone · Senin 13 September 2021 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 18 2470477 biarawati-ini-menari-dengan-tengkorak-manusia-dan-anjing-di-samping-kuburan-nMxOXeVoxS.jpg Biarawati terlihat menari bersama tengkorak (Foto: Hull Live)

INGGRIS - Seorang wanita berpakaian seperti biarawati terihat sedang menari dengan tengkorak di samping kuburan Hull pada Sabtu (11/09).

Kejadian ini berhasil menarik perhatian para pengemudi yang melintas dan membuat mereka sulit mempercayai apa yang mereka lihat.

Seorang pejalan kaki yang kebingungan tersentak melihat aktivitas aneh yang tampaknya melibatkan model manusia dan anjing dalam bentuk tengkorak.

Saksi mengatakan, mereka bukan satu-satunya orang di luar Pemakaman Umum Hull lama yang bingung, karena mobil lain juga terlihat melambatkan kendaraan mereka untuk memastikan bahwa mereka tidak melihat sesuatu yang aneh.

Berdasarkan laporan dari Hull Live, wanita itu tampak mengenakan pakaian biarawati krem dan kerudung suster, wanita itu tampak menari gembira dengan tengkorak manusia dan bermain dengan anjing.

(Baca juga: Kerajaan Inggris Diramal Akan Hilang dalam Dua Generasi)

“Secara harfiah, dia berdiri sambil menari dengan tengkorak di pemakaman Spring Bank West, di seberang belokan Sekolah Hymers,” terang seorang saksi yang mengambil foto dari kursi penumpang di mobil.

"Hal itu jelas menarik banyak perhatian dan membuat orang-orang berhenti untuk menonton di dekatnya dan orang-orang dari dalam mobil mereka juga melihatnya!,” lanjutnya.

Orang kedua terlihat merekam adegan aneh itu, menunjukkan bahwa biarawati yang menari itu difilmkan sebagai bagian dari aksi atau proyek seni.

(Baca juga: Biarawati Myanmar Tantang Aparat: "Jika Anda Perlu Membunuh, Silakan Tembak Saya")

Pemakaman Umum Hull belum digunakan selama hampir 50 tahun, meskipun tetap menjadi salah satu situs kota yang paling bersejarah.

Pemakaman ini dibuat pada 1847, digunakan hingga 1972 dan akhirnya ditutup. Pemakaman ini berisi sejumlah monumen utama dan situs pemakaman, termasuk para korban wabah kolera pada 1800-an, dan komunitas abad ke-19 yang makmur dan hebat di Hull.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini