JAKARTA - Peluang pasar ekspor beras premium sangat besar dan sangat memungkinkan untuk terus ditingkatkan. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian mendukung penuh upaya pengembangan produksi mulai dari sisi budidaya sampai dengan akses pasar.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menyampaikan bahwa saat ini waktunya beras Indonesia berbicara di luar negeri. “Produksi padi saat ini surplus, oleh karena itu opsi ekspor merupakan solusi terbaik. Capaian ini diharapkan bisa menjadi penyemangat pelaku usaha pertanian.Arahan Bapak Mentan SYL untuk kita menggenjot ekspor,” ujarnya.
Melihat peluang ini, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Sang Hyang Seri tengah menjajaki pasar beras komersial dengan kualitas premium tujuan ekspor ke perusahaan Arab Saudi, Battlah Cooperation for Operation and Maintenance.
BACA JUGA: Merdeka Ekspor Jadi Pendorong Meningkatnya Ekspor Pertanian Agustus 2021
Direktur PT Sang Hyang Seri, Karyawan Gunarso menyatakan, kerja sama ini akan menjadi awal untuk meningkatkan skala kerja sama yang lebih besar antara Indonesia dan Arab Saudi, khususnya suplai kebutuhan jemaah haji dan umrah dari Indonesia.