Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ganjil Genap di Bandung, Ratusan Kendaraan Diputarbalikkan

Arif Budianto , Jurnalis-Minggu, 19 September 2021 |16:05 WIB
Ganjil Genap di Bandung, Ratusan Kendaraan Diputarbalikkan
Foto: Istimewa
A
A
A

BANDUNG - Sekitar 535 kendaraan berplat nomor genap diputarbalikkan pada ganjil genap di sekitar Stasiun Ledeng, Kota Bandung, pada Minggu (19/9/2021). Sejak pelaksanaan ganjil genap kemarin, sebanyak 1.600 kendaraan telah diputar balik petugas.

Ganjil genap di Stasiun Ledeng berlaku bagi mobil dari Bandung ke Lembang, atau sebaliknya dari Lembang menuju ke Bandung. Mayoritas kendaraan berplat nomor luar kota yang hendak berwisata di Lembang.

"Ganjil genap di Ledeng cukup berhasil mengedukasi masyarakat agar membatasi aktivitas luar rumah, terutama mereka yang akan pergi ke Lembang untuk wisata," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung Asep Kuswara.

Menurut dia, ganjil genap di sekitar Terminal Ledeng sejak pukul 06.00 hingga 14.00 WIB, telah menghalau 535 kendaraan yang diputarbalik. Kemudian ada 115 kendaraan genap yang dikecualikan. Semantara kendaraan ganjil yang terpantau masuk ke Lembang atau Kota Bandung mencapai 1.275 kendaraan.

Baca juga: Pemerintah Kaji Penerapan Ganjil-Genap di Kawasan Wisata Seluruh Indonesia

"Khusus di Ledeng, kami tidak memberlakukan algomerasi. Jadi kendaraan berplat nomor manapun jika tidak sesuai dengan tanggal ganjil atau genap, kami putar balik. Berbeda dengan ganjil genap di lima gerbang tol yang berlaku algomerasi di mana kendaraan plat D boleh masuk," beber Asep.

Baca juga:Polda Metro Beri Sinyal Ganjil Genap di Kawasan Wisata Akan Diperluas

Ganjil genap di terminal Ledeng akan terus dilakukan hingga pukul 21.00 WIB. Kebijakan ini hanya berlaku di akhir pekan.

Sementara itu, ketika disinggung terjadinya kemacetan, Asep mengaku memang saat ini lebih tersendat. Namun, kata dia, arus kendaraan tetap bisa terurai.

"Pada hari biasa pun di sini terjadi kemacetan. Karena ada kendaraan keluar masuk jalan Cihideung atau terminal," imbuh dia.

Baca juga: Pantau Puncak, Menhub: Ganjil-Genap Cegah Kepadatan di Kawasan Wisata

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement