Presiden Jokowi Akan Sampaikan Pidato di Sidang Majelis Umum PBB Ke-76

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Rabu 22 September 2021 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 18 2475328 presiden-jokowi-akan-sampaikan-pidato-di-sidang-majelis-umum-pbb-ke-76-08YFzD9u7C.jpg Foto: United Nations.

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menyatakan bahwa Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) akan berpidato di Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-76 pada Rabu, 22 September waktu New York atau Kamis (23/9/2021) pagi waktu Jakarta. Pidato tersebut akan dilakukan secara virtual.

“Presiden RI akan menyampaikan pidato di SMU 76 PBB besok, Rabu, 22 September, sore waktu New York, atau Kamis pagi waktu Jakarta, secara virtual dan saya yang akan menghantarkan pidato Presiden,” kata Retno dalam keterangan tertulisnya (22/9/2021).

BACA JUGA: Pidato di PBB, Biden Janji Tak Akan Mulai 'Perang Dingin' Baru 

Diketahui, Presiden SMU PBB Ke-76 adalah Abdulla Shahid dari Maladewa. Beliau adalah Menteri Luar Negeri Maladewa. Retno menuturkan bahwa agenda Sidang Majelis Umum PBB ke-76 bertema “Building resilience through hope - to recover from COVID19, rebuild sustainably, respond to the needs of the planet, respect the rights of the people, and revitalize the United Nations”.

“Tema ini tentunya menggambarkan tantangan yang masih dihadapi dunia saat ini, dari Covid-19 hingga perubahan iklim, dari kemiskinan yang semakin dalam akibat pandemi hingga masih terjadinya konflik di berbagai belahan dunia,” tandasnya.

Retno mengatakan High Level Week SMU PBB ke-76 tahun ini dilakukan secara hybrid, di mana tahun lalu dilakukan virtual penuh karena pandemi.

BACA JUGA: Taliban Kirim Surat ke PBB, Minta Bicara di Majelis Umum 

Retno menyebut, sebanyak 195 negara dijadwalkan berpartisipasi dalam High Level Week SMU PBB Ke-76, 107 di antaranya berpartisipasi pada tingkat Kepala negara, baik yang hadir maupun yang menyampaikan statement secara virtual.

“Dari ASEAN, hampir semua pemimpin menyampaikan statement secara virtual, kecuali Presiden Vietnam,” ujarnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini