Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pertempuran Tentara dan Pasukan Milisi, 8.000 Warga Melarikan Diri dan 20 Rumah Terbakar

Vanessa Nathania , Jurnalis-Kamis, 23 September 2021 |14:08 WIB
Pertempuran Tentara dan Pasukan Milisi, 8.000 Warga Melarikan Diri dan 20 Rumah Terbakar
8.000 warga melarikan diri usai pertempuran antara tentara dan pasukan milisi (Foto: Reuters)
A
A
A

MYANMAR - Sebanyak 8.000 penduduk di negara bagian Chin, telah melarikan diri setelah pertempuran antara tentara dan pasukan milisi yang menentang kudeta militer.

Sejumlah rumah di Thantlang di negara bagian Chin, terbakar  selama pertempuran yang berlangsung pada akhir pekan. Menurut laporan Reuters ada sekitar 20 rumah terbakar  di Thantlang.

Diperkirakan ribuan penduduk telah melarikan diri ke India melintasi perbatasan terdekat .Seorang pendeta dilaporkan telah ditembak mati oleh tentara ketika dia mencoba memadamkan sebuah gedung yang terbakar.

Salai Lian, juru bicara Komite Urusan Penempatan Thantlang, sebuah organisasi yang membantu orang-orang terlantar, mengklaim bahwa pasukan militer telah mulai "menembak rumah-rumah" di kota itu, dan menyebabkan orang-orang melarikan diri. 

 (Baca juga: Kudeta Militer, PBB Serukan Embargo Senjata ke Myanmar)

"Hampir 100 persen penduduk telah melarikan diri. Hanya pegawai pemerintah yang tidak berpartisipasi dalam gerakan pembangkangan sipil dan pasukan tentara yang tetap berada di kota, terang seorang penduduk kepada Myanmar Now. 

Di negara bagian Mizoram, India, kepala kelompok masyarakat sipil mengatakan kepada Reuters bahwa 5.500 orang telah tiba dari Myanmar di dua distrik Mizoram selama seminggu terakhir.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement