Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dua Kunci Utama Cegah Gelombang Ketiga Covid-19 Terjadi di Indonesia

Widya Michella , Jurnalis-Jum'at, 24 September 2021 |00:44 WIB
Dua Kunci Utama Cegah Gelombang Ketiga Covid-19 Terjadi di Indonesia
Siti Nadia Tarmizi. (Foto: Dok Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Covid-19 di dunia semakin hari terus berkembang dengan adanya varian baru, seperti Delta dan yang terbaru Mu. Kemunculan varian baru diwaspadai agar tak muncul gelombang ketiga Covid-19 di Tanah Air. 

Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, setidaknya ada  dua hal untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19, yaitu dengan peningkatan protokol kesehatan (prokes) dan deteksi dini. 

"Untuk mencegah kita tertular adalah satu-satunya dengan prokes dan deteksi dini karena 2 kunci itulah yang kemudian, kalau kita cepat prokes dapat menghalangi virus itu masuk ke tubuh kita.  Walaupun nanti kita bisa sakit tapi bisa saja sakitnya ringan karena kita sudah punya vaksin yang melawan di dalam tubuh,” ucap Siti dalam Diskusi Interaktif Waspada Gelombang ke-3 Covid-19, Kamis (23/9/2021). 

Lalu yang kedua adalah deteksi dini. Jika gejala-gejala Covid-19 dideteksi sedini mungkin, maka akan cepat pula penanganannya. Ia mencontohkan ketika seseorang merasa terindikasi gejala-gejala Covid-19 dan langsung melakukan penanganan, maka akan menimalisir risiko penyakit berat.

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Jakarta Capai 98,2%

"Maka mengapa kemudian deteksi dini menjadi hal penting untuk mencegah kita jatuh ke dalam kondisi yang berat untuk diri kita. Tapi kalau untuk orang lain di sekitar kita adalah kita tidak jadi sumber penularan," jelasnya.

Deteksi dini juga dilakukan pemerintah dengan pengunaan aplikasi Pedulilindungi. Dengan begitu bisa melokalisir orang-orang yang terkonfirmasi Covid-19 agar tidak menyebarkan ke orang lain.

"Makanya aplikasi Pedulilindungi merupakan upaya kita, selain mencoba untuk meningkatkan perubahan perilaku terutama untuk prokes, tetapi juga kita bisa melihat orang-orang yang seharusnya tidak berada di tempat-tempat publik dan berisiko menularkan kepada orang lain. Ini bisa dicegah dengan kita mendeteksi mereka, sebagai masyarakat atau warga yang tentunya tidak boleh berada dalam tempat publik," sambungnya.  

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement