Viral! Harimau di Kebun Binatang Medan Kurus Kering dan Makan Rumput

Ahmad Ridwan Nasution, iNews · Sabtu 25 September 2021 07:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 25 608 2476596 viral-harimau-di-kebun-binatang-medan-kurus-kering-dan-makan-rumput-mE4Y3Y6vqx.jpg foto: ist

MEDAN - Sebuah video berdurasi sebelas detik yang diunggah ke sosial media viral dan membuat geger jagat dunia maya. Pasalnya, dalam narasi video tersebut memperlihatkan seekor harimau Sumatera yang berada di dalam kandang, dalam keadaan kurus dan sedang memakan rumput.

(Baca juga: Perwira Cantik Ini Alami Gangguan Mental, Jenderal Andika Bikin Keputusan Mengejutkan)

Harimau yang diberi nama Bintang Baringin ini berusia sepuluh tahun ini dan hanya terkulai lemas di dalam kandang yang dalam keadaan terkunci.

Dokter hewan Medan Zoo, Yona Dumaica menyebutkan, harimau Baringin sudah mengalami sakit sejak tiga bulan lalu, sejak Juni 2021.

(Baca juga: Tragis! Ibu Tumbalkan Anak Kandung ke Dukun untuk Disetubuhi Demi Pesugihan)

“Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, harimau tersebut mengalami infeksi pencernaan yang disebabkan oleh virus salmonella,”ujarnya, Jumat (24/9/2021).

Dia juga membantah bahwasanya harimau di Medan Zoo kurus karena kelaparan. Menurutnya stok pangan di Medan Zoo masih aman. “Sejak pandemi donatur terus membantu untuk makanan satwa di Kebun Binatang Medan ini,”ucapnya.

Terkait harimau yang memakan rumput di video tersebut, hal itu kata dia merupakan lazim dan biasa dilakukan satwa untuk membantu pencernaan, karena ada istilah hair ball atau rambut gulung.

“Harimau Bintang Baringin ini juga akan dilakukan pemeriksaan PCR dan pengambilan sample darah untuk mengantisipasi terinfeksi nya satwa dengan virus corona,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Medan Zoo atau Kebun Binatang Medan tutup sejak awal pandemi dan baru buka akhir Agustus lalu. Penutupan Medan Zoo ini berdampak terhadap pemasukan kebun binatang yang berpengaruh dengan pakan satwa di kebun binatang ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini