Viral "Dugem Halal" di Malang, Polisi Pastikan Tak Ada Miras dan Narkoba

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 29 September 2021 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 29 519 2478601 viral-dugem-halal-di-malang-polisi-pastikan-tak-ada-miras-dan-narkoba-rfL6lv19YO.jpg Viral dugem halal (Foto: Tiktok @rauchintyaa)

KOTA MALANG - Video pertunjukan musik seperti diskotek yang viral di media sosial. Video tersebut viral lantaran disebut sebagai "dugem halal", di mana terdapat sejumlah wanita berhijab dan tak ada minuman keras.

Namun, viralnya video tersebut diduga ada pelanggaran protokol kesehatan (Prokes), sehingga Polresta Malang Kota melakukan pengecekan di tempat tersebut.

Baca Juga: Viral Aksi Pemudi Berhijab 'Dugem Halal', Warganet Sebut Tanda Kiamat 

Kasat Samapta Polresta Malang Kota Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto mengatakan, dari hasil pengecekan di Prestone Coffe.co diketahui dugaan adanya pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) dan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Yang jelas ada pelanggaran kerumunan ketika segera datang malam minggu patroli skala besar di sepanjang Borobudur," ucap Syabain Rahmad Kusriyanto, saat dikonfirmasi MNC Portal, pada Rabu (29/9/2021).

Syabain menambahkan, bila kegiatan pesta musik ini rutin digelar oleh pihak kedai kopi dan kafe tersebut. Di mana setiap pengunjung yang masuk dikenakan harga tiket masuk Rp35.000 - 40.000.

"Kita datangi pada saat itu sudah selesai jam 9 (malam), karena mungkin waktu dua jam, tidak banyak, harga tiketnya murah informasinya Rp35.000 hingga Rp40.000, sudah dapat softdrink dengan air mineral makanya mereka banyak datang," terangnya.

Baca Juga:  BACA JUGA: Viral Komentar Warganet Diduga Hina Brimob yang Gugur Ditembak KKB

Pihaknya juga melakukan pengecekan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak adanya minuman keras (miras) yang tak berizin dan narkotika. Tapi dari hasil pengecekan diakui tidak ada peredaran miras di Prestone Coffe.co.

"Tidak ada miras, karena memang pernyataan dari ownernya kita tidak memperbolehkan dan tidak ada miras di sana, sudah ditulis juga pada papan no drugs no alcohol, jadi memang apa yang disampaikan di Instagram diskotek halal benar adanya," tuturnya.

Ia mengaku masih melakukan pemantauan terhadap kafe tersebut. Bila memang ditemukan kembali adanya protokol kesehatan (Prokes) ia bakal berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penghentian kegiatan dan menindak pemilik usaha tersebut.

"Yang jelas kita datang ke sana buktinya ada jelas ada, kalau melanggar kita bubarkan, kita hentikan, tindak lanjut dari sanksi Satpol PP," tandasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini