Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sempat Emosi Warganya Dimarahi, Gubernur Gorontalo Minta Maaf ke Risma

Widya Michella , Jurnalis-Senin, 04 Oktober 2021 |13:02 WIB
Sempat Emosi Warganya Dimarahi, Gubernur Gorontalo Minta Maaf ke Risma
Gubernur Gorontalo minta maaf ke Risma/ Okezone
A
A
A

GORONTALO -Gubernur Gorontalo Rusli Habibie beberapa waktu lalu tersinggung setelah Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini memarahi salah satu warganya. Walaupun begitu ia telah memaklumi dan meminta maaf atas perkataannya yang menyinggung Bu Risma.

(Baca juga: Tidak Terima Risma Marahi Warganya, Gubernur Gorontalo: Jaga Sikap Depan Rakyat!)

Rusli pun turut mengundang Fajar Sidik Napu, Pendamping Program Keluarga (PKH) di kediaman pribadinya di Kelurahan Moodu Kota Gorontalo, Minggu (3/10/2021).

Dalam kesempatan itu, Rusli juga menyemangatinya agar tetap tulus dan ikhlas bekerja mendampingi warga dan meminta Fajar untuk memaafkan Mensos Risma.

(Baca juga: Dapur Umum Belum Siap, Risma Ngamuk Marahi Anak Buahnya di Bandung)

"Jadi pak Fajar, mungkin ibu menteri saat itu lagi capek jadi bisa kesal. Saya minta maafkan ibu menteri dan memaafkan saya juga, Ini hanya miskomunikasi antara kita,"kata Rusli demikian dikutip pada laman resmi Pemprov Gorontalo, Senin,(04/10/2021). 

Rusli telah menerima WhatsApp pribadi dari Mensos Risma melalui sang istri, Idah Syahidah, usai membaca pesan tersebut ia turut meminta maaf kepada Mensos Risma atas ucapannya yang menyinggung. Walaupun isi pesannya tidak diterangkan oleh Rusli.

"Sebagai gubernur juga saya meminta maaf kepada Ibu Menteri jika ada kalimat, sikap saya yang menyinggung ibu menteri untuk mohon dimaafkan,”ucapnya.

Ia pun mengaku tidak ingin memperpanjang masalah dan sayang Mensos Risma dan ia hanya tidak ingin sikap sering marah-marah Mensos Risma terus berlanjut di daerah lain.

“Saya takutnya Ibu Menteri bertemu dengan warga yang tingkat kecerdasannya kurang, kita katakan sumbu pendek atau gimana maka ibu menteri yang balik diserang. Itu yang tidak kita harapkan. Mudah mudahan ini yang pertama dan terakhir,”jelasnya.

Rusli berharap agar permasalahan ini berakhir dan memastikan apa yang dilakukan adalah bentuk tanggungjawabnya sebagai gubernur sebagaimana Ibu Risma datang sebagai seorang menteri. Ia menekankan hal ini tidak ada kaitannya dengan politik dan partai politik manapun.

“Jadi sudah clean and clear ini semata mata miskomunikasi. Jadi jangan digiring jadi opini politik. Tidak ada hubungan sama sekali. Saya bicara sebagai gubernur, Pak Fajar sebagai koordinator, Ibu Risma datang bukan sebagai kader partai tapi sebagai Mensos RI,”tandasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement