Terungkap! Temuan Baru Mengarah Senjata Pelaku untuk Membunuh Tuti dan Amalia

Antara, · Selasa 05 Oktober 2021 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 525 2481555 terungkap-temuan-baru-mengarah-senjata-pelaku-untuk-membunuh-tuti-dan-amalia-pRliomERQi.jpg Pembunuhan ibu dan anak di Subang/ MNC Media

BANDUNG - Polisi melakukan autopsi ulang terhadap jenazah ibu dan anak yang menjadi korban pembunuhan di Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar) diperlukan untuk mencari kecocokan dengan sejumlah petunjuk.

(Baca juga: Amarah Yoris Meledak saat Yosef dan Istri Muda Bermesraan di Hadapan Ibunya)

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago, mengatakan, petunjuk itu, kata dia, merupakan bukti-bukti yang sudah diterima dan ditemukan baru-baru ini oleh para penyidik Polres Subang, sehingga autopsi ulang itu diharapkan bisa memastikan lagi penyebab kematian Tuti (55) dan Amalia (23).

(Baca juga: Keuangan Yosef Berbanding Terbalik dengan Gaya Hidupnya yang Hobi Bermain Golf)

"Dia kan dipastikan dibunuh, tapi perlu dipastikan lagi apakah korban sempat melakukan perlawanan, dan juga untuk menentukan waktu kematiannya," kata Erdi, di Polda Jabar, Kota Bandung, Selasa (5/10/2021).

Menurut Erdi, autopsi itu juga bertujuan untuk mengidentifikasi jenis alat atau senjata yang digunakan untuk melukai korban hingga meninggal dunia.

"Di antaranya juga mengenai alat yang digunakan, apakah benda tumpul atau benda tajam," kata Erdi lagi.

Meski autopsi itu telah dilakukan pada Sabtu (2/10), Erdi belum bisa menyebut hasil autopsi tersebut, karena hal-hal yang didapat dari autopsi itu masih dalam ranah penyidikan Polres Subang. "Mereka membutuhkan evaluasi, analisa, dan fokus dulu terhadap hasil temuannya," urainya.

Dia melanjutkan, jika autopsi itu membuahkan hasil dengan adanya kecocokan sejumlah petunjuk dengan sejumlah bukti yang telah dianalisa, maka menurutnya penetapan tersangka akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Kami fokus mencari petunjuk-petunjuk, kesesuaian dengan penyebabnya, kematiannya, setelah itu baru kami simpulkan rangkaian penyelidikannya, lalu mengarah ke tersangkanya, jadi kami tidak berandai-andai," tutup Erdi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini