Meksiko dilanda pertumpahan darah terkait kartel yang telah menyebabkan lebih dari 300.000 orang terbunuh sejak pemerintah mengerahkan militer dalam perang melawan narkoba pada 2006.
Banyak ahli percaya bahwa strategi militerisasi telah gagal karena telah mengakibatkan kartel terfragmentasi menjadi sel-sel yang lebih kecil dan lebih kejam, sementara obat-obatan terus membanjiri Amerika Serikat.
Kerangka kerja keamanan baru akan fokus "tidak hanya pada kejahatan, tetapi juga pada penyebab kejahatan yang mendasarinya," kata seorang pejabat senior pemerintah AS.
"Kami akan mencari cara untuk meningkatkan upaya bersama untuk mengurangi permintaan akan narkotika," katanya.
Kedua negara akan terus memburu kartel-kartel, termasuk laboratorium dan rantai pasokan mereka, kata pejabat itu.
Strategi baru akan lebih menekankan pada penghentian aliran senjata api dan uang narkoba dari Amerika Serikat ke Meksiko, untuk mencegah kartel-kartel memperoleh pendapatan, tambahnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.