WHO Umumkan Definisi Klinis Pertama tentang Long Covid-19

Agregasi VOA, · Sabtu 09 Oktober 2021 07:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 09 18 2483629 who-umumkan-definisi-klinis-pertama-tentang-long-covid-19-RLjQOFu5wb.jpg WHO umumkan definisi klinis Long Covid-19 (Foto: AP via VOA)

JENEWA- Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (9/10) mengumumkan bahwa pihaknya telah menetapkan dan merilis definisi klinis standar pertama dari gejala yang umum dikenal sebagai “long Covid”. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pengobatan untuk para penderitanya.

Berbicara secara virtual kepada reporter dari markas besar WHO di Jenewa, Kepala Manajemen Klinis WHO Janet Diaz mengatakan definisi ini disetujui setelah melakukan konsultasi dengan para petugas kesehatan di seluruh dunia.

Ia mengatakan, kondisi di mana gejala dari sakit yang diderita tetap bertahan melampaui apa yang dialami oleh pasien lainnya, biasanya disebut sebagai “post-Covid,” salah satu dari banyak istilah mirip yang dipakai.

(Baca juga: Penelitian Terbaru: Vaksin Beri Perlindungan dari Gejala 'Long Covid')

Gejala ini terjadi pada orang yang sudah terkonfirmasi atau kemungkinan mengidap infeksi virus corona baru, yang “biasanya terjadi tiga bulan sejak mengidap Covid-19 dengan gejala yang berlangsung paling sedikit dua bulan, dan gejala tersebut tidak bisa dijelaskan oleh diagnosa alternatif.”

Gejalanya mencakup “keletihan, kesulitan bernapas, disfungsi kognitif,” kata Diaz, tetapi ada juga gejala lainnya, yang pada umumnya punya dampak merugikan pada kesehatan sehari-hari.

 (Baca juga: WHO: Ratusan Pusat Medis di Afghanistan Terancam Ditutup)

Diaz menjelaskan bahwa sampai sekarang, kurangnya kejelasan di kalangan para petugas medis tentang kondisi ini telah mempersulit usaha memajukan penelitian dan pengobatannya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini