Pelaku Terorisme Serangan Busur dan Anak Panah Hadapi Sidang Penahanan

Agregasi VOA, · Sabtu 16 Oktober 2021 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 16 18 2487160 pelaku-terorisme-serangan-busur-dan-anak-panah-hadapi-sidang-penahanan-8aPNAhxGms.jpg Pelaku serangan terorisme dengan anak panah dan busur di Norwegia (Foto: AP via VOA)

NORWEGIA - Tersangka pelaku serangan terorisme dengan anak panah dan busur pada pekan ini yang menewaskan lima orang dan mencederai tiga lainnya di sebuah kota di Norwegia menghadapi sidang mengenai penahanannya pada Jumat (15/10). Ia tidak hadir  di pengadilan karena ia telah mengakui pembunuhan itu dan telah setuju untuk dimasukkan ke tahanan.

Espen Andersen Braathen, warga negara Denmark berusia 37 tahun, ditahan Rabu malam (13/10), 30 menit setelah memulai serangan maut yang menarget korban secara acak. Polisi menyebut serangan itu sebagai aksi teror.

Di alun-alun utama di Kongsberg, kota berpenduduk 26 ribu orang yang dikelilingi pegunungan dan hutan sekitar 66 kilometer di sebelah barat daya Oslo, orang-orang meletakkan bunga dan menyalakan lilin pada Jumat (15/10).

Baca juga: Tewaskan 5 Orang, Serangan Busur dan Panah di Norwegia Diyakini Aksi Terorisme)

“Ini adalah komunitas kecil jadi hampir semua orang tahu orang lain. Jadi ini pengalaman yang sangat aneh dan sangat menyedihkan bagi kami,” kata Ingeborg Spangelo, seorang guru yang membawa murid-muridnya ke acara peringatan dadakan itu.

Andersen Braathen diserahkan ke otoritas medis, kata media berita Norwegia hari Jumat. Ia akan diamati dan dievaluasi oleh dua pakar yang akan berusaha mengklarifikasi apakah ia dalam keadaan waras sewaktu melakukan serangan. Jika mereka menyimpulkan bahwa ia tidak waras, ia tidak akan dihukum atas tindakannya itu, tetapi ia dapat dihukum dengan wajib menjalani perawatan kesehatan jiwa.

(Baca juga: Pria Bersenjatakan Busur dan Anak Panah Tewaskan 5 Orang di Norwegia)

Jaksa regional Ann Iren Svane Mathiassen mengatakan kepada lembaga penyiaran Norwegia NRK bahwa keputusan tentang itu adalah berkenaan dengan evaluasi atas situasi kesehatannya. Ia tidak merincinya lebih jauh.

Andersen Braathen menggunakan busur dan anak panah dan mungkin senjata lainnya dalam menarget secara acak orang-orang di sebuah supermarket dan lokasi-lokasi lain di Kongsberg, tempat tinggalnya.

Polisi mengatakan empat perempuan dan seorang lelaki yang berusia antara 50 dan 70 tahun tewas, dan tiga orang lainnya cedera. Polisi meyakini ia bertindak sendirian.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini