Bagi Komarudin pemuda saat ini sulit mencari tokoh yang menginspirasi. “Kita sulit mencari tokoh-tokoh yang menginspirasi dan kalau kita bicara Indonesia. Sekali-kali kita perlu membaca Indonesia dari pinggiran, dari papua, dari perbatasan, maka wajah Indonesia akan lahir,” lanjut Komaruddin.
Menjadi bangsa Indonesia adalah hasil imajinasi ulang. “Jadi yang namanya Indonesia itu satu imajinasi tidak ada peristiwa physical to be Indonesia sebagaiana orang datang ke Amerika,” kata Prof. Komaruddin. Selain itu millennial saat ini adalah hasil perkawinan silang yang melahirkan generasi baru.
Komarudin Hidayat menjadi narasumber dalam Jakarta Geopolitical Forum V yang mengangkat tema Culture and Civilization: Humanity at the Crossroads.
JGF adalah forum yang diinisiasi oleh Lemhannas RI merupakan session sharing bagi para pakar geopolitik dunia dalam menelaahn situasi kawasan di dunia. JGF 2021 mengundang narasumber budaya dan geopolitik terkemuka dunia untuk membahas budaya dan peradaban manusia. Harapannya forum strategis dapat dimanfaatkan bagi pembicara (speaker) maupun peserta untuk mendiskusikan isu geopolitik di tingkat dunia.
Baca juga: Jakarta Geopolitical Forum Sesi Kedua Hadirkan Pakar Politik dan Kemananan Nasional
(Fakhrizal Fakhri )