Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Yosef Hidayah Jalani Pemeriksaan ke-14 Kali

Yudy Heryawan Juanda, iNews · Jum'at 22 Oktober 2021 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 525 2489987 pembunuhan-ibu-anak-di-subang-yosef-hidayah-jalani-pemeriksaan-ke-14-kali-304YhsPBpX.jpg Pembunuhan ibu dan anak di Subang (Foto: MNC Media)

SUBANG – Proses pemeriksaan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang terus dintensifkan. Satreskrim Polres Subang kembali memeriksa Yosef Hidayah, suami dan ayah dari korban pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (23).

Ini menjadi pemeriksaan ke-14 kali yang dijalani Yosef sejak kasus pembunuhan terjadi pada Rabu 18 Agustus lalu hingga saat ini.

Yosef diperiksa selama delapan sejak Kamis (21/8/2021) sore hingga menjelang dini hari dengan didampingi beberapa kuasa hukumnya. Penyidik Satreskrim Polres Subang mencecar Yosef dengan 15 hingga 20 pertanyaan seputar kasus pembunuhan yang masih diselimuti misteri.

Kuasa hukum Yosef , Rohman Hidayat, mengatakan, pertanyaan yang dilontarkan penyidik hanya mengulang aktivitas Yosef saat sebelum dan setelah istri Tuti dan anaknya Amelia, ditemukan tewas terbunuh di dalam bagasi mobil mewah Alphard di rumahnya, Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang.

Baca juga: Temukan Bukti Baru yang Tertinggal di Kuku Amalia, Misteri Pembunuhan Subang Semakin Terang

Dia menjelaskan pemeriksaan kali ini hanya mengulang yang sebelumnya. Namun kali ini lebih detail terkait aktivitas Yosef pada tanggal 17 (17 Agustus 2021) malam dan 18 (18 Agustus 2021) pagi. Menurut dia, alibi Yosef kini lebih kuat karena ada saksi lain yang melihat ketika Yosef berangkat dari rumah korban dan pulang kembali.

“Keterangan yang disampaikan Yosef, semakin jelas pada 18 Agustus 2021 pagi sekitar pukul 06.00 WIB, bukan penjual surabi Wak Encar saja yang melihat keberadaan Yosef, tetapi ada tiga orang lain lagi. Saat itu, Yosef antre beli surabi,” terangnya.

Baca juga: Ngotot Ingin Bertemu Pembunuh Ibu dan Kakaknya, Yoris Ultimatum Pelaku

Rohman menerangkan ketika Yosef keluar dari rumah istri keduanya, Mimin Mintarsih, lalu berangkat ke Ciseuti, lokasi pembunuhan almarhumah Tuti dan Amelia, ada satu saksi lagi yang melihat.

"Itu mengenai alibi pagi hari (Rabu 18 Agustus 2021). Kemudian, pada malam hari, Selasa 17 Agustus 2021, kata Rohman, sebelum Yosef berangkat ke rumah istri keduanya, Mimin Mintarsih, sekitar pukul 20.00 WIB, korban Tuti dan Amelia berada di luar rumah. "Kalau tidak salah melihat bulan purnama," lanjutnya.

Pada saat itu, Yosef berada di dalam rumah dan mendengar ada yang mengobrol di luar. Itu ternyata saksi Deden. Lalu, saksi Deden masuk ke rumah dan berbincang dengan Yosef sebentar. Sedangkan korban Tuti dan Amelia masih di luar rumah.

Ketika Yosef mendapat telepon dari Mimin (istri keduanya), ujar Rohman, saksi Deden pulang, almarhumah Tuti dan Amelia, masuk ke rumah. Sebelum Yosef meninggalkan rumah, ibu Tuti meminta portal rumah ditutup kembali. Pada malam itu sebelum pergi, Yosef pun menutup portal bagian depan.

"Sedangkan posisi mobil itu (Alphard) seperti sebagaimana mestinya (terparkir di garasi). Mobil Alphard menggadap utara, di sebelahnya ada mobil BMW menyamping, dan di belakangnya Yaris punyanya Amel," ungkapnya. Menurut Rohman, tidak ada pertanyaan baru dalam pemeriksaan ke-14 kali bagi Yosef itu.

"Tidak ada yang baru. Di situ hanya melengkapi, detail-detail pertanyaan yang sudah ditanyakan. Saya punya keyakinan sejak awal bahwa alibi Pak Yosef ini sudah jelas, baik di tanggal 17 malam, maupun di tanggal 18 Agustus pagi hari. Ada yang menyaksikan, melihat, dan mendengar," tuturnya.

Sementara itu, Yosef Hidayah mengatakan, menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik kepolisian untuk mengungkap kasus pembunuhan istri dan anaknya yang telah dua bulan berlalu belum juga terungkap. "Saya percayakan 100 persen kepada penyidik kepolisian," kata Yosef.

Sebelumnya, almarhumah Tuti dan Amelia ditemukan bersimbah darah di dalam bagasi mobil Alphard hitam di garasi rumah pada Rabu 18 Agustus 2021 pagi. Kedua korban diduga dihabisi pada Rabu dini hari oleh pembunuh lebih dari dua orang. Polisi mendapati rekaman CCTV yang merekam pergerakan dua kendaraan, mobil Avanza putih dan motor NMax biru.

Satu rekaman CCTV menunjukkan pelaku membuang barang bukti di tong sampah sebuah tempat pencucian mobil tak jauh dari lokasi kejadian. Selain itu, penyidik juga melakukan autopsi ulang terhadap jenazah korban Tuti dan Amelia di TPU Istuning, Jalancagak, Subang pada Sabtu 2 Oktober 2021. Autopsi ulang dilakukan untuk memastikan bentuk luka dan senjata yang digunakan pelaku.

Polres Subang tutup mulut terkait perkembangan penyelidikan. Saksi kunci, yakni Yosef Hidayah, Mimin Mintarsih, istri kedua Yosef, Yoris, dan Muhammad Ramdanu alias Danu, telah berkali-kali dimintai keterangan penyidik. Namun dari sekian banyak bukti baru yang diperoleh penyidik, sampai saat ini polisi belum bisa menyimpulkan siapa pelaku pembunuhan keji terhadap almarhumah Tuti dan Amelia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini