Lambat laun, Sukmawati merasa seni dan budaya Bali bisa menjadi terapi baginya untuk kembali punya semangat hidup.
"Saya tidak pernah dan tidak bisa melupakan semangat hidup dari Bali, terutama dari leluhur dan seni budaya Bali," ungkap cucu Ida Ayu Nyoman Rai Srimben ini.
Sukmawati meyakini keputusan memeluk Hindu merupakan panggilan jiwa. "Orangtua sudah tidak ada, sudah tidak terikat dengan kemauan orang tua yang wajib mengajarkan Islam. Kemudian suami juga sudah tidak ada. Jadi panggilan jiwa leluhur eyang putri yang awalnya dari Hindu Bali," pungkasnya.
(Awaludin)