Positif Corona, 14 TKI Dideportasi dari Malaysia

Antara, · Rabu 27 Oktober 2021 02:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 340 2492182 positif-corona-14-tki-dideportasi-dari-malaysia-6LmkWgjhX7.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

NUNUKAN - Hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) terhadap 193 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dideportasi dari Sabah, Malaysia ke Kabupaten Nunukan, Kaltara sebanyak 14 orang terdeteksi terpapar Covid-19 terdiri atas 11 dewasa dan tiga anak-anak, kata Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan TKI, Arbain.

Kepala UPTD Balai Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kabupaten Nunukan, AKBP FJ Ginting mengatakan, para TKI tersebut menjalai tes swab PCR merupakan metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus dilakukan kepada 193 TKI deportasi saat tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pada Kamis 21 Oktober 2021.

 Baca juga: MUI: Vaksinasi Covid Bagian dari Ikhtiar untuk Kepentingan Umat

"Keempatbelas TKI yang terdeteksi terpapar Covid-19 ini melalui hasil pemeriksaan PCR pertama saat tiba di Pelabuhan Tunon Taka (Nunukan)," ujar Arbain mewakili Kepala UPTD Balai Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kabupaten Nunukan AKBP FJ Ginting.

Sebenarnya, seluruh TKI yang dideportasi dari Malaysia ke Kabupaten Nunukan telah menjalani pemeriksaan PCR di Sabah dengan status negatif. Tetapi pemeriksaan PCR oleh tim medis di Pelabuhan Tunon Taka ternyata ditemukan sebanyak 14 orang yang positif, katanya.

Baca juga:  Breaking News! Kasus Positif Covid-19 Bertambah 611

Oleh karena itu, BP2MI Nunukan kembali melakukan tes PCR kedua pada Selasa ini untuk memastikan tidak ada lagi yang terpapar Covid-19. Arbain mengatakan ke-14 TKI deportasi bersangkutan dirawat di RSUD Nunukan.

Arbain juga menyebutkan, data TKI deportasi yang diterima dari Konsulat RI Tawau pekan lalu berjumlah 197 orang, tetapi hasil tes PCR di negara itu terdapat tiga orang yang dinyatakan positif dan satu orang belum terbaca hasilnya.

"Jadi jumlah TKI yang dideportasi dari Sabah (Malaysia) pekan lalu yang diterima hanya 193 orang dan sampai disini ada lagi 14 orang yang positif," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini