Terbang ke Dubai, Ridwan Kamil Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Rabu 27 Oktober 2021 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 525 2492610 terbang-ke-dubai-ridwan-kamil-bidik-pasar-ekspor-dan-industri-halal-IRnBkj8YfV.jpg Ridwan Kamil (Foto : Istimewa)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akan terbang ke Dubai menghadiri Dubai Expo 2021 untuk membidik peluang pasar ekspor yang lebih luas dan pengembangan industri halal.

Dalam pameran dagang dan investasi spektakuler yang digelar 2 Oktober 2021-Maret 2022 itu, Provinsi Jabar sendiri menghadirkan produk-produk unggulannya di Paviliun Indonesia yang menempati lahan seluas 1.860 m2 dan luas bangunan sekitar 3.000 m2.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, Dubai Expo 2021 memberikan peluang besar bagi produk dagang dan investasi. Tidak hanya itu, lewat ajang tersebut, peluang untuk menggaet investor pun sangat terbuka lebar.

"Produk-produk dan tawaran investasi dari Jawa Barat akan dihadirkan di Paviliun Indonesia. Selain dari Pemprov Jabar, Dekranasda Jabar, ada juga partisipasi dari beberapa kabupaten/kota di Dubai Expo," ujar Kang Emil, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Temuan Covid-19 di Bandung saat PTM, Ridwan Kamil Minta Semua Daerah Tes Acak

Menurutnya, produk-produk unggulan Jabar yang dihadirkan di Dubai Expo 2021, di antaranya fesyen, kriya, produk agribisnis seperti teh dan kopi, hingga pariwisata dan kebudayaan. Ada juga produk-produk kecantikan dan kesehatan, fesyen daur ulang, makanan kemasan, hingga produk halal.

"Kita akan promosikan produk-produk unggulan Jabar di Dubai," kata Kang Emil.

Senada dengan Kang Emil, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar, Moh Arifin Soedjayana mengatakan, Dubai Expo 2021 merupakan ajang tepat untuk mempromosikan dan membidik peluang ekspor ke Timur Tengah, khususnya ke wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

"Data menunjukan periode Januari-Juli 2021, ekspor Jawa Barat ke UEA menunjukan kenaikan yang signifikan. Angkanya naik 40,1 persen dibanding periode yang sama 2020 lalu. Artinya, kondisi perdagangan Jawa Barat ke Uni Emirat Arab pulih selama masa pandemi COVID-19 ini," tutur Arifin.

Arifin juga mencatat, kinerja ekspor non-migas Agustus 2021 mengalami peningkatan sebesar 37.54 persen jika dibandingkan dengan Agustus 2020. Selain ekspor, Jabar juga bisa menjadi destinasi investasi industri halal.

Menurutnya, Jabar menjadi provinsi yang progresif dalam perkembangan industri halal. Jumlah industri kecil menengah (IKM) yang sudah mengantongi sertifikasi halal di Jabar, kata Arifin, mencapai 6.000 IKM lebih pada 2019 lalu.

Selain itu, Jabar telah memiliki beberapa lembaga pelatihan yang telah terakreditasi sebagai penyelenggara pelatihan penyelia halal. Di sisi lain, peluang investor UEA untuk masuk ke Jabar juga terbuka karena pemerintah pusat sudah menetapkan pengembangan kawasan industri halal di Jabar.

"Prospek industri halal di Jawa Barat sangat tinggi karena itu tepat jika ditawarkan di Dubai Expo," kata Arifin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini