Tak Ingin Malu, Mahasiswi Ini Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap

Azhari Sultan, Okezone · Sabtu 06 November 2021 20:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 06 340 2497768 tak-ingin-malu-mahasiswi-ini-buang-bayi-hasil-hubungan-gelap-jkdXQUDqzY.jpg Foto: istimewa

JAMBI - Setelah 6 hari melakukan penyelidikan, akhirnya teka-teki orang tua yang membuang bayi yang bikin heboh warga RT 03, Kelurahan Sungaiputri, Kecamatan Danausipin, Kota Jambi pada Minggu (31/10/2021) lalu berhasil diungkap Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jambi.

Ternyata identitas ibu janin berjenis kelamin perempuan berusia 7 bulan dan ditemukan meninggal dunia tersebut adalah seorang mahasiswi di salah satu universitas di Jambi.

Baca juga: 4 Kasus Pembuangan Jasad Bayi, Terbaru Ditemukan di Dasar Jurang

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jambi, AKBP Kristian Adi Wibawa membenarkan telah mengamankan ibu janin tersebut.

"Inisialnya MR, seorang mahasiswi di salah satu universitas di Jambi. Pelaku ditangkap Tim Subdit IV, Ditreskrimum di wilayah Tebo, belum lama ini. Kita juga sudah tetapkan MR sebagai tersangka atas kasus tersebut," tegasnya, Sabtu (6/11/2021).

Baca juga: Asyik Mancing, Warga Tanjung Priok Temukan Tas Mengambang Berisi Mayat Bayi

Dari pengakuan MR, ujarnya, janin tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya bersama sang kekasih. "Saat ini masih dalam tahap penyelidikan petugas. Hubungan asmara mereka sudah terjalin sejak satu tahun lalu," kata Kristian.

Namun, hubungan diluar nikah tersebut berujung pada kehamilan MR. Diduga tidak ingin menanggung malu, MR nekat dan tega menggugurkan janin yang berjenis kelamin perempuan tersebut.

Usai mengamankan tersangka, tim penyidik dan identifikasi Ditreskrimum Polda Jambi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), yakni di sebuah rumah bedeng di kawasan RT 22, Kelurahan Sipin, Telanaipura tempat MR menggugurkan janin, sebelum dibuang ke kawasan wisata Danau Sipin.

"Dari keterangannya, tersangka MR melahirkan janin tersebut seorang diri, tanpa pertolongan medis. Melahirkannya di dalam kamar mandi tempatnya tinggal," tuturnya.

Setelah berhasil melahirkan, janin yang masih terdapat tali pusat tersebut kemudian dibungkus ke dalam sebuah pelastik, untuk diantarkan ke tempat pembuangan.

Selanjutnya, MR dan rekannya menelpon seseorang untuk diminta tolong membuang bungkus pelastik berisi janin tersebut. Saat itu, orang yang datang dan menjemput plastik tersebut mengaku tidak mengetahui bahwa yang berada di dalam pelastik merupakan janin yang baru saja digugurkan.

"Jadi sama sekali tidak tahu dia, kalau yang akan dia buang itu adalah janin. Awalnya janin ditaruh di kawasan Kambang, kemudian terakhir dibuang di Danau Sipin," imbuh Kristian.

Guna penyelidikan lebih lanjut, MR masih diamankan di Mapolda Jambi guna pemeriksaan selanjutnya.

Sebelumnya, warga warga RT 03, Kelurahan Sungaiputri, Kecamatan Danausipin, Kota Jambi, Minggu (31/10/2021) geger.

Betapa tidak, jenazah bayi yang diketahui berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan terbungkus plastik berwarna putih dibawah jembatan Sungaiputri. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang akan mencari ikan di sekitar sungai.

"Tadi kami lagi nyari ikan bang, terus pas adek saya geserin kayu, nampak dalam plastik tersebut banyak darah," ujarnya.

Betapa terkejutnya mereka, setelah dibuka terlihat tubuh utuh seorang bayi. "Saat dibuka plastiknya oleh adek saya, baru nampak bayinya bang. Setelah itu, kami langsung lari panggil bapak tukang parkir disini," ujar Reno.

Babinsa Koramil 09/Telanaipura, Kelurahan Sungai Putri, Sertu Jon Fery mengatakan, jenazah bayi perempuan pertama kali ditemuan oleh Erik yang berusia 10 tahun dan merupakan warga setempat.

Saat itu, katanya, Erik bersama tiga temannya setiap hari libur selalu mencari ikan dengan menyusuri aliran sungai di dekat rumahnya. Pada saat menyusuri bawah jembatan, mereka menemukan bungkusan tas plastik besar warna putih seperti tas belanjaan terjatuh.

"Ketika dibuka mereka, ternyata bayi yang baru dilahirkan karena masih terdapat bercak darah segar. Selain itu, ari-ari di tali pusat perut belum dipotong," ungkap Jon.

Dia menjelaskan, saat ditemukan bayi tersebut dibungkus dengan tiga lapisan plastik. Pembungkus pertama warna putih, pembungkus kedua warna hitam dan pembungkus ketiga warna hijau.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini