Kemudian, Belanda memisahkan PB VI dan Diponegoro. PB VI diasingkan ke Ambon, sedangkan Pangeran Diponegoro ke Makassar. PB VI meninggal di Ambon. Kemudian, pada 1957, makam PB VI dipindahkan ke Imogiri.
“Lanjut sampai meninggal di Ambon ditembak oleh Belanda karena enggak mau menyerahkan negara. Ini menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Moeng.
Jejak petilasan PB VI di gua raja inilah kemudian di kawasan tersebut dibangun patung PB VI setinggi 3,5 meter. Patung ini menjadi ikon baru kawasan Selo di jalur Solo-Selo-Boyolali.
Hingga kini, situs gua raja ini masih terawat dengan baik. Meski demikian, warga setempat tidak banyak mengekspos keberadaan gua raja kepada publik.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.