Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perempuan di Ethiopia Diperkosa dan Dipukuli Pemberontak, Bahkan di Depan Anak-anaknya

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 11 November 2021 |13:47 WIB
Perempuan di Ethiopia Diperkosa dan Dipukuli Pemberontak, Bahkan di Depan Anak-anaknya
(Foto: DW)
A
A
A

Menurut Amnesty, mayoritas perempuan menderita masalah kesehatan akibat serangan tersebut.

Para korban pemerkosaan tidak bisa mendapatkan bantuan medis yang mereka butuhkan karena pasukan Tigray menjarah rumah sakit setempat.

"Kesaksian yang kami dengar dari para penyintas yang menggambarkan tindakan tercela oleh para pejuang TPLF yang merupakan kejahatan perang, dan berpotensi kejahatan terhadap kemanusiaan," kata sekretaris jenderal Amnesty Agnes Callamard.

"Mereka menentang moralitas atau sedikit pun kemanusiaan."


Baca juga: AS Perintahkan Pegawai Pemerintah Non-Darurat Segera Tinggalkan Ethiopia

 

Mengapa ada konflik di Ethiopia?


Sejak awal November 2020, pemerintah Etiopia dan TPLF terlibat baku tembak dalam konflik yang telah merenggut ribuan nyawa dan telah menyebabkan lebih dari 400.000 orang menghadapi kelaparan.

Pasukan Tigray yang telah mendominasi pemerintah nasional Etiopia selama hampir tiga dekade, memperluas perang ke Amhara sejak merebut kembali sebagian besar wilayah Tigray utara pada Juni.

Pekan lalu, sebuah laporan oleh Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bahwa semua pihak telah melakukan pelanggaran dalam perang.

(Widi Agustian)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement