Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Beragam Tindak Pelecehan Seksual dalam Kereta di Jepang

Bima Setiyadi , Jurnalis-Senin, 15 November 2021 |14:05 WIB
Beragam Tindak Pelecehan Seksual dalam Kereta di Jepang
Ilustrasi (Ist)
A
A
A

JAKARTA - Meski dikenal sebagai negara yang berbudaya, maju, dan aman, di Jepang rupanya masih banyak ditemukan kasus pelecehan seksual. Salah satu bentuk pelecehan seksual yang sering terjadi adalah chikan atau lelaki cabul di dalam kereta.

Chikan biasanya digunakan untuk mendeskripsikan segala bentuk pelecehan di kereta, seperti meraba, memotret, atau tindakan lainnya yang melecehkan.

Dilansir dari berbagai sumber, Senin (15/11/2021), pelecehan seksual di kereta biasanya dimulai Chikan dengan menepuk rambut korabn secara terus-menerus; duduk sangat dekat meskipun kereta sedang kosong; menekan kemaluannya ke bagian tubuh; meletakkan dagunya di bahu korban; Menyelipak kakinya di antara kedua kaki (biasanya di sepatunya terpasang kamera tersembunyi); menuangkan atau mencipratkan sebuah cairan; meletakkan tangannya di atas tangan korban yang memegang tali pegangan; menggigit atau menjilat rambut; dan yang paling ekstrem adalah telanjang sambil mengenakan topeng kuda.

Baca Juga : Tradisi Seksual Kuno, Anak-Anak Boleh Seks Bebas Sebelum Menikah

Di era maju ini, para chikan mengubah taktik. Para cyber chikan ini menggunakan fungsi aplikasi Apple's AirDrop untuk mengirim gambar-gambar mesum pada para pengguna kereta wanita. Jika satu orang korban menyetel handphone-nya untuk menerima airdrops dari "semua orang," pasti akan kena dan sulit menyetopnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement