Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KAI Buru Pelaku Pelecehan Seksual di Commuter Line, Ancam Black List

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Selasa, 10 Maret 2026 |10:49 WIB
KAI Buru Pelaku Pelecehan Seksual di Commuter Line, Ancam Black List
KAI Buru Pelaku Pelecehan Seksual di Commuter Line, Ancam Black List (Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - KAI Commuter menyayangkan tindak kekerasan seksual di dalam gerbong kereta commuter line pada Senin (9/3/2026) pukul 06.30 WIB. Kini tim KAI Commuter menelusuri pelaku melalui rekaman CCTV.

1. Buru Pelaku

Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, menegaskan melalui CCTV, pihaknya akan mendeteksi wajah pelaku. Nantinya, jika terdeteksi dan terbukti melakukan pelecehan seksual, pelaku terancam tidak diperkenankan naik rangkaian commuter line alias di-black list.

“Berdasarkan laporan yang diterima, saat ini petugas kami sedang melakukan penelusuran melalui CCTV dan konfirmasi dengan korban. Untuk selanjutnya akan dimasukkan ke dalam data base CCTV analytic yang mana CCTV ini dapat mendeteksi wajah terduga pelaku yang melakukan tindakan kriminalitas,” kata Leza, Selasa (10/3/2026).

Dalam kasus ini, KAI Commuter akan mendampingi korban untuk melaporkan dan menyerahkan pelaku ke pihak yang berwajib guna melanjutkan proses hukum.

“KAI Commuter juga akan memberikan pendampingan kepada korban secara psikologis, untuk menguatkan korban,” tuturnya.

KAI Commuter juga akan membantu penuh dan berpihak pada korban setiap terjadi tinda kriminalitas di lingkungan Commuter Line, khususnya kekerasan seksual.

“KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk peduli pada situasi sekitar saat menggunakan Commuter Line, berani bertindak, berani speak up atau dapat melaporkan segala bentuk kekerasan seksual kepada petugas, melalui call center 021-121, maupun media sosial resmi KAI Commuter,” ucap Leza.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement