Share

Kisah Tunawisma yang Menangis Haru Bisa Menginap di Hotel Mewah, Tidak Mandi Selama 2 Tahun

Tentya Noerani Dewi Richyadie, · Senin 15 November 2021 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 15 18 2502063 tunawisma-ini-tidak-mandi-selama-2-tahun-menangis-haru-bisa-menginap-di-hotel-mewah-KSt5YaMqbN.jpg 8 tunawisma menginap di hotel mewah (Foto: Homeless StreetsAngels)

LEEDS - Delapan orang tunawisma diberi kesempatan untuk bermalam di hotel mewah di pusat kota Leeds, setelah sebuah perusahaan membatalkan pesanan di menit-menit terakhir.

Delapan orang tunawisma diberi akses untuk menggunakan kamar tidur yang layak dan kamar mandi pribadi mereka di Malmaison Leeds. Untuk pertama kalinya setelah beberapa tahun, Seorang pria yang biasanya tinggal di tenda terlihat cukup emosional dan terharu saat menikmati kamar untuk bermalam.

Badan amal Homeless Street Angels menceritakan bagaimana dia "tidak berhenti tersenyum" sejak tiba di hotel kemarin.

"Mereka harus merasakan seperti manusia sekali dan menikmati sedikit kemewahan. Saya berharap kita bisa melakukannya setiap malam," terang Becky Joyce, salah satu pendiri dan Direktur Homeless Street Angels mengatakan kepada LeedsLive.

Baca juga:  Tunawisma Ini Mendadak Jadi Orang Kaya, Punya 100 Properti

"Salah satu diantara mereka, biasanya dia tidur di tenda di bawah kanal. Dia mengirimi saya pesan pada jam setengah tujuh pagi ini untuk memberi tahu saya bahwa dia sudah mandi tiga kali dan satu kali mandi dengan mengguyur (Shower). Dia mengatakan kepada saya bahwa dia benar-benar merasa seperti manusia," lanjutnya.

Tunawisma Street Angels diketahu sedang melakukan kegiatan mereka yang biasa mereka lakukan ketika mereka dihubungi Hotel Malmaison Leeds. Delapan kamar telah dipesan oleh perusahaan Sodexo Circles, dibatalkan di menit-menit terakhir.

 Baca juga: Cerita Warga Afghanistan Bantu Pasukan Khusus AS, Kini Jadi Tunawisma

Alih-alih membiarkan kamar menjadi sia-sia, Sodexo meminta hotel untuk memberikan kamar kepada para tunawisma yang membutuhkan. Badan amal itu mengumpulkan delapan orang yang bekerja dengan mereka dan membawa mereka ke Malmaison untuk menikmati malam yang mewah.

Staf di Malmaison memperlakukan tamu baru mereka persis seperti mereka memperlakukan tamu lain. Salah satu pria biasanya tidur di rumah bobrok dan belum mandi selama dua tahun, ia menangis di telepon ketika diberitahu.

Para tunawisna mengatakan sangat menyenangkan ketika tiba di sana. Pelayan hotel di meja depan berbicara kepada mereka seperti pelanggan yang membayar. Setelah para tamu ditempatkan di kamar mereka, mereka diberi pakaian bersih dan makanan hangat dan kemudian memberikan sarapan pagi.

"Ini memberi mereka kesempatan untuk mendapatkan tempat tidur yang hangat, menonton TV, mandi," ujarnya.

"Kami kembali untuk memeriksa mereka karena kami lupa memberi tahu mereka bahwa semua teh dan kopi ada di kamar, tetapi enam dari mereka sudah ada di kamar mandi," lanjutnya.

"Beberapa dari mereka tidak bisa mandi dengan benar untuk sementara waktu, jadi hanya untuk mandi air hangat dan mengenakan pakaian bersih selain yang mereka pakai selama berminggu-minggu. Ini hanya perubahan pemandangan yang lengkap bagi mereka dan sedikit kemewahan untuk satu malam,” terangnya.

Sementara itu, Sara Hargraves, manajer umum di Malmaison Leeds, mengatakan pihaknya merasa senang bisa berbagi kebahagiaan dengan ornag-orang yang membutuhkan.

“Kami sangat rendah hati telah dapat menawarkan delapan kamar ini dan menginap malam yang hangat kepada komunitas lokal kami, dengan terima kasih khusus kepada badan amal Homeless Street Angels karena membantu kami berkoordinasi,” ujarnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini