MOSKOW - Seorang wanita berusia 20 tahun berjuang untuk tetap hidup setelah ayahnya yang bekerja sebagai seorang polisi menembak kepalanya saat perjalanan pulang dalam keadaan mabuk dari sebuah pesta.
Penegak hukum Rusia mengatakan ahli kecantikan Alina Varakina, yang juga seorang mahasiswa kedokteran di universitas terkemuka di Moskow, ditembak di dalam taksi dengan pistol dinas ayahnya. Dia dalam kondisi kritis dengan luka tembak di tengkoraknya.
Petugas polisi lalu lintas, Sergei Varakin, ditahan karena dicurigai menyebabkan luka parah pada tubuh Alina dengan senjata api. Keluarga mereka menolak mengomentari penembakan yang terjadi di kota Sergiev Posad itu.
Hubungan ayah dan putrinya itu dikatakan sangat dekat. Menurut laporan, Alina diketahui saat itu sedang menemani ayahnya ke pesta untuk merayakan hari libur polisi.
Baca juga: Mabuk Berat, Pria Ini Ubah Namanya Jadi Celine Dion
Kemudian, rekan polisi lalu lintas memanggil taksi untuk membawa mereka pulang. Sopir taksi mengatakan polisi itu (ayah Alina) tiba-tiba menjadi agresif selama perjalanan pulang.
"Dia tertidur di taksi, tetapi bangun dan mengancam anaknya, lalu mengeluarkan pistol dan menembakkannya," ucap sopir taksi.