Share

Ajaib, Wanita Argentina Kalahkan AIDS tanpa Pengobatan Medis

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 17 November 2021 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 18 2503025 ajaib-wanita-argentina-kalahkan-aids-tanpa-pengobatan-medis-49gpjWP3MF.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

BUENOS AIRES - Seorang wanita Argentina menjadi orang kedua yang sembuh dari infeksi HIV AIDS berkat sistem kekebalan tubuhnya, tanpa memerlukan perawatan medis tambahan. Wanita itu pertama kali didiagnosis dengan infeksi yang menyebabkan AIDS pada 2013.

Para ilmuwan menjuluki, wanita itu, seorang ibu berusia 30 tahun, sebagai "pasien Esperanza", yang diambil dari nama kota kelahirannya. Kata 'esperanza' diterjemahkan menjadi 'harapan' dalam bahasa Inggris.

BACA JUGA: Pria Inggris Jadi Orang Kedua yang Sembuh dari Penyakit AIDS

Kasus wanita itu dipaparkan pada ilmuwan dalam jurnal Annals of Internal Medicine pada Senin (15/11/2021). Para peneliti mengatakan penemuan itu meningkatkan harapan munculnya "penyembuhan sterilisasi" bagi sekira 38 juta orang yang hidup dengan AIDS.

“Saya menikmati kesehatan,” kata pasien Esperanza itu kepada NBC News melalui email. “Saya memiliki keluarga yang sehat. Saya tidak perlu berobat, dan saya hidup seolah-olah tidak ada yang terjadi. Ini sudah merupakan hak istimewa. ”

Studi tersebut tidak menemukan sisa-sisa virus yang utuh dalam 1,5 miliar sel darah dan jaringan yang dianalisis para peneliti. Ini mengonfirmasikan penemuan yang pertama kali diumumkan di bulan Maret pada pertemuan internasional para ahli HIV.

Tidak ada informasi tambahan tentang wanita itu yang dipublikasikan, tetapi dia digambarkan sebagai seseorang yang "atletis dan cantik" dan terungkap memiliki pacar HIV-negatif dan bayi yang baru lahir.

BACA JUGA: Orang Pertama yang Sembuh dari HIV Meninggal karena Leukemia

Diwartakan RT, sebelumnya, hanya satu orang lain yang berhasil sembuh dari HIV berkat sistem kekebalan tubuh alaminya. Pasien itu diidentifikasi pada Agustus 2020 sebagai Loreen Willenberg, wanita berusia 67 tahun dari San Francisco, Amerika Serikat (AS). Willenberg dipastikan telah mengatasi HIV tanpa intervensi medis.

Kedua wanita tersebut telah diberi label 'pengendali elit', mengacu pada sebagian kecil pasien HIV yang tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi meskipun tidak menjalani pengobatan antiretroviral.

Biasanya, orang yang terinfeksi HIV memerlukan terapi obat yang konstan untuk mencegah virus menempel pada DNA sel kekebalan mereka dan bereplikasi. Namun, dalam delapan tahun sejak didiagnosis, pasien Esperanza hanya menerima pengobatan selama enam bulan selama kehamilan untuk memastikan bayinya sehat.

Secara keseluruhan, ada empat pasien yang sembuh dari HIV, dua di antaranya – 'pasien Berlin' Timothy Ray Brown dan 'pasien London' Adam Castillejo - juga pasien kanker yang menerima transplantasi sumsum tulang berisiko dari donor dengan gen yang resistan terhadap HIV. Namun, sejauh ini keberhasilan prosedur mereka belum direplikasi.

“Ini benar-benar keajaiban sistem kekebalan manusia yang melakukannya,” Dr. Xu Yu, seorang ahli imunologi di Ragon Institute di Boston, yang ikut menulis penelitian tersebut, mengatakan kepada NBC.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini