Share

Kakaknya Kalah Pilkades, Anggota Linmas Bakar Rumah Warga di Sumba Timur

Dion Umbu Ana Lodu, iNews · Kamis 18 November 2021 04:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 340 2503508 kakaknya-kalah-pilkades-anggota-linmas-bakar-rumah-warga-di-sumba-timur-6bxlNYmP2F.jpg rumah rata dengan tanah pasca dibakar salah satu pendukung calon kepala desa (Foto: Dionisius Umbu Ana Ludu)

SUMBA TIMUR - Nikodemus Maulanda alias Niko tidak berkutik ketika diringkus polisi. Pria yang dikenal sebagai anggota Perlindungan Masyarakat (LINMAS) itu ditangkap Rabu (17/11/2021) petang di kediamannya di Desa Watumbelar, Kecamatan Lewa Tidahu, Kabupaten Sumba Timur, NTT. Dia disangkakan melakukan pembakaran rumah milik Hiwa Rara Tana salah seorang warga RT 001/RW 001 Kampung Kolokora, dusun Anakiala, desa Watumbelar.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono membenarkan penangkapan itu. Kapolres juga tak menampik peristiwa pembakaran itu dilatar belakangi kekesalan pelaku karena calon kepala desa (Cakades) pilihannya kalah dalam proses Pilkades yang dilaksanakan Selasa 16 November 2021 kemarin.

“Awalnya, ada laporan warga tentang kebakaran rumah di Desa Watumbelar. Jadi Rabu (17/11/2021) sekira pukul 02 : 00 dini hari petugas dari Polsek Lewa langsung melakukan lidik dan olah TKP. Dari keterangan saksi – saksi diperloleh keterangan bahwa pembakaran itu dilakukan dengan sengaja oleh Niko seorang diri, benar yang bersangkutan sebenarnya anggota Linmas,” jelas Handrio di Mapolres Sumba Timur, Rabu (17/11/2021) malam tadi.

Baca Juga:  Pasca-Pembakaran, Kemenhub Pastikan Bandar Udara Bilorai Aman Terkendali

Lebih lanjut, Handrio mengguraikan, penangkapan pelaku dipimpin oleh Bripka, Juan Pablo selaku Kanit. Res. Polsek Lewa dan diback up oleh Buser Polres Sumba Timur yang dipimpin oleh Bripka. Christofel T. S. Pelaku pembakaran sendiri, kata dia merupakan adik kandung dari Yunus Keba Lumbu, salah satu Cakades dan merupakan incumbent dalam Pilkades yang dilaksankaan serentak pada 99 desa di Sumba Timur itu.

“Memang situasinya masih hangat selepas Pilkades, karena itu Buser kami terjunkan ke sana. Pelaku dan keluarganya tidak melakukan perlawanan juga mengakui perbuatannya. Pelaku juga mengakui bahwa korban merupakan pendukung Umbu Nuku Hamba Ora, yang merupakan Cakades yang memenangi Pilkades setempat,” urainya.

Baca Juga:  Suami Tega Bakar Istri dan Anaknya, Diduga karena Cemburu

Akibat perbuatannya, Niko terancam pidana penjara lebih dari lima tahun. Pelaku kata Kapolres dijerat dengan Pasal 187 ke-1 KUHP atau Pasal 406 Ayat (1) KUHP. ‘Pasal yang kami pakai itu masih sementara, bisa juga nanti berkembang, karena pemeriksaan dan pendalaman masih akan dilakukan petugas, terkait benar atau tidaknya atas kehendak sendiri ataukah ada pihak yang menggerakan atau menyuruh tersangka melakukannya,” timpal Handrio.

Adapun keluarga Hiwa yang menjadi korban pembakaran itu diperkirakan mengalami kerugian lebih dari Rp40 juta. Karena selain rumah panggungnya yang beratap ilalang ludes terbakar, juga enam karung padi, uang Rp600 ribu, surat – surat berharga, mesin potong rumput, perabot rumah tangga, solar sell dan aki, sepeda serta peralatan tukang dan pertanian.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini