Share

Garut Diterjang Banjir Bandang, Ratusan Warga Mengungsi

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Sabtu 27 November 2021 20:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 27 340 2508425 garut-diterjang-banjir-bandang-ratusan-warga-mengungsi-uq4ILXVKVX.jpg Banjir bandang di Garut (foto: dok BPBD)

GARUT - Tiga desa di wilayah Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat dilanda banjir bandang, Sabtu (27/11/2021). Peristiwa dipicu hujan deras yang menerjang wilayah tersebut hingga mengakibatkan aliran air Sungai Ciloa meluap sekitar pukul 14.00 WIB.

Luapan air Sungai Ciloa tersebut menerjang tiga desa, yakni Desa Mekarwangi, Sukawening, dan Mekarurip. Selain membawa serta kayu dan berbagai material lainnya, luapan air dengan ketinggian hingga 1,5 meter itu pun mengakibatkan longsor di sejumlah titik.

Baca juga:   Banjir Bandang Rusak Sekolah, Puluhan Siswa SMP Berjibaku Bersihkan Lumpur

Khawatir terbawa arus sungai, sejumlah warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai pun terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman.

"Sebanyak 29 KK (kepala keluarga) atau 100 jiwa diungsikan ke rumah kerabat," ungkap Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Garut, Darwis dalam keterangannya, Sabtu (27/11/2021).

Baca juga:  Pilunya Korban Banjir Bandang di Malang, Tabungan Rp3 Juta Buat Berobat Hanyut

Selain memaksa seratusan jiwa mengungsi, lanjut Darwis, banjir bandang itu juga menyebabkan kerugian material, di antaranya satu unit rumah hanyut, satu unit rumah rusak sedang, dan 21 unit rumah rusak ringan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kemudian, dua unit fasilitas pendidikan (TK) dan satu unit fasilitas kesehatan (Posyandu) serta satu unit mushala terendam. Bahkan, kata Darwis, banjir bandang juga merendam lahan perkebunan dan berdampak pada 60 kolam tambak.

"Banjir bandang juga mengakibatkan dua unit jembatan dan gardu listrik rusak, serta akses jalan terdampak," paparnya.

Namun, seiring intensitas hujan yang mereda, banjir pun surut sekitar pukul 18.05 WIB. Peristiwa itu meninggalkan endapan lumpur yang cukup tebal di permukiman warga.

"Cuaca hujan ringan, sekitar pukul 18.05 banjir sudah surut dan menyisahkan lumpur," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini