Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sambut Konsep Pendekatan Baru di Papua, Komnas HAM Berharap Bertemu Panglima TNI

Riezky Maulana , Jurnalis-Senin, 29 November 2021 |08:48 WIB
Sambut Konsep Pendekatan Baru di Papua, Komnas HAM Berharap Bertemu Panglima TNI
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyambut baik rencana kunjungan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa ke Papua pekan ini. Ketua Komnas HAM Choirul Anam menilai kunjungan itu bertujuan agar Panglima TNI bisa menyampaikan konsep pendekatan barunya terkait isu di Bumi Cendrawasih secara langsung kepada rakyat Papua.

"Saya kira langkah Panglima TNI datang ke sana (Papua) menyampaikan pendekatan baru dalam penanganan Papua sebagai semangat yang baik. Biar langsung disampaikan kepada publik di Papua sana, agar mendengarkan langsung," kata Anam pada Senin (29/11/2021).

BACA JUGA: Panglima TNI Jenderal Andika Bakal Evaluasi Pendekatan Penanganan Konflik di Papua

Meski menyambut baik rencana itu, dia berharap Panglima TNI dapat bertemu lebih dahulu dengan Komnas HAM sebelum bertolak ke Papua. Pertemuan ini, jika terealisasi, akan digunakan Komnas HAM untuk menyampaikan catatan dugaan pelanggaran HAM di Papua, agar bisa menjadi rujukan tata kelola penganganan konflik.

"Alangkah lebih baiknya dan maksimalnya kalau seandainya juga bisa ketemu sama Komnas HAM sebelum menyampaikan ke sana (Papua). Sehingga catatan Komnas HAM terkait berbagai pelanggaran HAM, terkait bagaimana menata kelolaan konflik atau ketegangan ini,” kata Anam.

BACA JUGA: Mahfud Bertemu Panglima TNI Bahas Papua dan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Dengan demikian, Andika bisa saja melakukan hal-hal lebih baik yang belum pernah terbayangkan olehnya terkait hal tersebut. Terutama, adanya upaya penghilangan stigma dan kecurigaan terhadap masyarakat setempat.

"Siapa tahu ada sesuatu yang baik bisa juga digunakan untuk teman-teman militer yang disebut sebagai pendekatan baru. Minimal hindari stigma, hindari kecurigaan. Mungkin klise tetapi fakta kasusnya kan banyak," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement