3. Mak Lampir
Legenda ini berasal dari kaki Gunung Marapi, Sumatra Barat. Konon, ia merupakan seorang putri yang berasal dari sebuah kerajaan kuno di daerah Champa. Karena ketahuan memiliki perasaan terlarang pada kepala pengawalnya, ia dibuang dari kerajaan dan memutuskan untuk mengasingkan diri di puncak Gunung Marapi.
Saat menyepi inilah ia dianugerahi dengan kesaktian yang tiada tanding. Sampai akhirnya ia dipertemukan kembali dengan kepala pengawal tersebut dalam sebuah pertempuran yang berujung dengan kematian sang pengawal.
Karena merasa sedih, ia menghidupkan kembali orang yang dicintainya dan mengorbankan paras cantiknya. Namun, setelah sang pengawal hidup kembali, ia takut dan mengira bahwa Mak Lampir adalah makhluk jahat. Konon, hingga saat ini pertempuran keduanya masih terus berlanjut di kaki gunung tersebut.
4. Putri Nglirip
Kisah ini datang dari Pulau Dewata, Bali. Pada awalnya, ada sepasang kekasih yang berasal dari kasta yang berbeda. Sang pria berasal dari golongan bangsawan, sementara si gadis merupakan anak dari sepasang petani di sebuah desa.
Karena perbedaan ini, hubungan mereka tidak direstui oleh kedua orangtua pria.
Karena tidak ingin anak laki-lakinya mempermalukan keluarga, sang ayah kemudian memerintahkan pengawalnya untuk membunuh putra bangsawan tersebut.
Mengetahui hal ini, sang gadis merasa sangat sedih dan pergi ke Air Terjun Nglirip untuk bersemedi hingga akhir hayatnya. Konon, arwah gadis tersebut masih sering menampakkan diri di air terjun tersebut, membuatnya dijuluki Putri Nglirip.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.