Trump Tuduh Meghan Markle Tidak Hormati Ratu Elizabeth dan Manfaatkan Pangeran Harry

Susi Susanti, Okezone · Kamis 02 Desember 2021 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 18 2510955 trump-tuduh-meghan-markle-tidak-hormati-ratu-elizabeth-dan-manfaatkan-pangeran-harry-T8DXI1zHAS.jpg Mantan Presiden AS Donald Trump dan Ratu Elizabeth (Foto: PA))

NEW YORKMantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerang Meghan Markle dengan kata-kata kasar yang brutal, menuduhnya 'tidak menghormati Ratu Elizabeth' dan 'memanfaatkan Pangeran Harry'.

Hal ini diungkapkan Trump saat wawancara dengan Nigel Farage di GB News.

Trump menegaskan dirinya tidak akan pernah menjadi "penggemar" Meghan. Dia juga menuduh jika tidankan Sussex telah "menyakiti" Yang Mulia.

"Saya bukan penggemarnya. Saya bukan penggemarnya sejak hari pertama. Saya pikir Harry telah digunakan secara mengerikan dan saya pikir suatu hari nanti dia akan menyesalinya,” terangnya.

"Saya pikir Harry telah digunakan dan digunakan dengan sangat buruk. Saya pikir itu menghancurkan hubungannya dengan keluarganya, dan itu menyakiti Ratu,” lanjutnya.

Baca juga:  Di Akhir Masa Jabatan, Trump Tinggalkan Citra Politik Buruk

"Saya pikir dia sangat tidak menghormati Ratu, sosok wanita yang hebat, orang yang hebat, orang yang bersejarah,” ujarnya.

"Saya pikir dia sangat tidak sopan kepada Keluarga Kerajaan dan yang paling penting kepada Ratu,” terangnya.

Farage juga bertanya kepada Trump tentang Meghan menggunakan gelar kerajaannya saat bertindak dalam kapasitas politik di AS.

Baca juga: Gak Pulang Kampung, Pangeran Harry dan Meghan Markle Tak Temani Ratu Elizabeth Natalan   

Diketahui, Duchess mendapat kecaman pada Oktober lalu setelah menggunakan kertas dengan kop surat Sussex untuk mengirim surat kepada Nancy Pelosi, Ketua DPR AS, dan Charles Schumer, Pemimpin Mayoritas Senat AS, berkampanye untuk cuti orang tua berbayar.

"Dia mencoba melakukan hal-hal yang menurut saya sangat tidak pantas," ujarnya.

Farage mempromosikan wawancara malam ini secara online ke 1,6 juta pengikut Twitternya tadi malam.

Wawancara itu bukan pertama kalinya politisi dan mantan pembawa acara The Apprentice mengkritik Meghan.

"Saya harap itu terjadi karena jika itu terjadi maka saya pikir saya akan memiliki perasaan yang lebih kuat untuk mencalonkan diri. Saya bukan penggemar dia,” ungkap Trump kepada Fox News saat menanggapi rumor pada September lalu jika Meghan sedang mempertimbangkan kampanye presiden pada 2024.

"Saya telah bertemu dengan Ratu dan saya pikir Ratu adalah orang yang luar biasa dan saya bukan penggemar Meghan,” lanjutnya.

Komentar itu muncul setelah Harry dan Meghan mendesak pemilih AS untuk "menolak pidato kebencian, informasi yang salah, dan negatif online" menjelang pemilihan 2020, dalam apa yang dianggap sebagai pukulan terhadap presiden yang saat itu menjabat.

Trump juga sebelumnya menggambarkan Meghan sebagai "pribadi jahat" pada 2019 karena mengkritik Trump di masa lalunya di masa lalu.

Namun, para penggemar memuji Duchess karena berbicara untuk orang tua dan keluarga yang bekerja.

Meghan dan Harry pindah ke AS dengan putra mereka Archie pada Maret lalu dan menyambut bayi perempuan mereka pada Juni lalu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini